Menteri Pertanian Berikan Inseminasi Pada 11.000 Ekor Sapi

230
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berada di Desa Pulogeto Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu | Foto: Mukhtar/PROGRES.ID

PROGRES.ID, BOGOR – Untuk memenuhi kejar target swasembada sapi dari presiden, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan program pencanangan Inseminasi Buatan (IB) serempak se-Indonesia yang dipusatkan di kawasan usaha peternakan sapi perah, di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (15/11/2016).

Seperti yang dikutip dari Kompas, sebanyak 11.000 ekor sapi diberikan inseminasi buatan untuk mengoptimalkan produktivitas sapi perah di Indonesia.

“Upaya ini sebagai komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan asal ternak, sekaligus mengejar swasembada sapi seperti yang ditargetkan Presiden Joko Widodo,” ucap Andi.

Di Indonesia, total kebutuhan konsumsi susu sapi nasional sebesar 3.838.215 ton per tahun atau 15 liter per kapita per tahun dari populasi sapi perah yang dimiliki Indonesia saat ini sebanyak 518.649 ekor.  Sedangkan saat ini produksi lokal susu segar baru mencapai 22 persen dari kebutuhan, dan kekurangannya 78 persen masih harus dipenuhi dari impor.

Melalui program inseminasi buatan ini, Amran mengharapkan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) bisa terpenuhi tahun 2017.

“Tahun 2016 ini kita bisa mulai lakukan swasembada daging. Jadi saya harapkan pada tahun 2017 ada 3 juta ekor sapi yang sudah bunting. Kami siapkan IB 4 juta, kalau sapi perah kami targetkan bunting sebanyak 500.000 ekor. Itu harus wajib bunting, kalau belum sapinya tidak boleh berkeliaran,” tandas Amran.(dsy)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY