Sikapi Harga Cabai dengan Menyeimbangkan Pasokan ke Seluruh Daerah

342
Ilustrasi foto: Budidayapetani.com

PROGRES.ID, JAKARTA- Menyikapi harga cabai yang melambung tinggi di beberapa daerah di Indonesia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menugaskan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero untuk mendistribusikan komoditas cabai dari daerah penghasil, guna menekan harga komoditas tersebut.

Seperti yang dilansir Antara, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan bahwa pasokan cabai akan didatangkan dari sejumlah wilayah di Sulawesi seperti dari Gorontalo dan Makassar untuk memasok kebutuhan di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Cabai dari Sulawesi akan dipasok untuk wilayah yang harganya masih tinggi, betul (PPI ditugaskan),” kata Oke, di Jakarta, Jumat (6/1/2017).

Sebanyak 900-1.000 kilogram cabai akan dipasok dari Sulawesi untuk beberapa wilayah di Indonesia. Khusus untuk Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pasokan akan didatangkan dari Makassar sebanyak 600 kilogram untuk cabai merah besar dan cabai merah keriting sebanyak 100 kilogram. Selain itu dari Gorontalo sebanyak 300 kilogram untuk cabai rawit merah dan dari Surabaya sebanyak 60 kilogram untuk cabai rawit pedas.

Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, untuk harga rata-rata nasional cabai merah besar sudah mengalami penurunan menjadi Rp37.000 per kilogram. Sementara untuk harga cabai rawit merah berkisar antara Rp100.000-Rp120.000 per kilogram.

Sebelumnya harga cabai rawit di Kalimantan selama sepekan terakhir telah mencapai Rp.200 ribu per kilogramnya. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp140.000 dari harga sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, memastikan kenaikan harga cabai yang kerap terjadi berulangkali bukan disebabkan kartel, melainkan cuaca yang tidak menentu.

“Harga cabai saat ini memang sedang naik karena produksinya menurun akibat musim hujan.¬†Berlebihan kalau menuding ada kartel di balik seringnya kenaikan harga cabai,” jelas dia saat jumpa pers, di Surabaya, Sabtu (7/1/2017).

Menurutnya, saat ini solusi agar harga cabai tetap stabil, pemerintah akan memasok cabai dari hasil tani di daerah yang musim hujannya tidak tinggi ke daerah yang intensitas hujannya tinggi. (dsy)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY