Alfamart Digugat, KIP: Donasi dari Masyarakat Dialokasikan ke CSR

484
Ilustrasi foto: Fakta.co

PROGRES.ID, JAKARTA- Terkait dengan laporan seorang warga yang meminta agar Alfamart diwajibkan memberikan informasi terbuka mengenai donasi yang diterima dari masyarakat, Komisi Informasi Pusat (KIP) akhirnya mengabulkan permohonan tersebut agar termohon segera membuka informasi tentang sumbangan uang kembalian belanja dari konsumen yang melakukan transaksi di Alfamart seluruh Indonesia.

Salah satu pertimbangan hukum putusan KIP adalah Alfamart menggabungkan penggunaan dana donasi dengan laporan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) dalam laporan tahunan perusahaan (annual report) 2015.

“Hasil sumbangan harusnya dilaporkan secara terpisah dari laporan CSR Termohon (SAT) sesuai dengan UU No 40/2007 dan PP No 47/2012,” bunyi putusan Majelis Komisioner yang diketuai Dyah Aryani P seperti yang dikutip dari CNN Jumat, (23/12/16).

Pada laporan tahunan SAT tentang CSR, perusahaan memasukan penggunaan donasi konsumen sebagai bentuk CSR. Padahal, hal tersebut telah diatur dalam Pasal 74 Undang Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang menjelaskan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)  merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

“Seharusnya dalam laporan tahunan 2015 bukan laporan donasi yang dikelola oleh termohon, melainkan hasil keuntungan yang disisihkan oleh perusahaan untuk kegiatan TJSL,” terang Dyah. (dsy)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY