Tanah Longsor Ancam Delapan Rumah Warga di Desa Taba Renah

Januari 10, 2018

PROGRES.ID,REJANG LEBONG. Sebanyak 8 dari 15 rumah warga di Desa Taba Renah Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong terancam ambruk, akibat tanah longsor yang berada tepat dibelakang rumah warga. Menurut warga Ganda Febriansyah, kejadian tanah longsor telah terjadi sebanyak dua kali. Longsor pertama terjadi pada Sabtu (6/1/2017) sekitar pukul 18,25 WIB, selanjutnya menyusul longsor yang kedua yakni pada hari Selasa (9/1/2017) saat hujan lebat melanda sore kemarin.

” Pada longsor kedua sepanjang 500 meter dengan ketinggian 20 meter. Disaat hujan deras yang disertai luapan sungai Air Mundu yang berada persis dibelakang rumah penduduk”, terang Ganda Febriansyah (10/01/2017).

Kepala Desa setempat Kom Aryadi mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah setempat khususnya Dinas terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

” BPBD rencanannya akan membantu 100 unit kawat bronjong. Untuk material dan upah kerja diserahkan kepada Desa dan masyarakat”, Ujar Kom Aryadi saat diwawancarai sejumlah jurnalis(10/01/2017).

Pihaknya berharap agar Pemerintah Rejang Lebong dapat segara memberikan jalan keluar terkait masalah ini. Karena menurutnya longsor sering kali terjadi di Desanya. Saat ini ke Delapan kepala keluarga sudah mengungsi ke rumah keluarganya karena mereka khawatir kejadian serupa akan terulang kembali. Sementara saat ini masih dalam musim penghujan.(asb)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *