Dukung Polri, Warga Rejang Lebong Sepakat Tolak Hoax

Maret 16, 2018
Featured Rejang Lebong 0   128 views 0

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Masyarakat Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, sepakat menolak berita bohong atau hoax. Kesepakatan ini dituangkan bersama pada deklarasi anti hoax di halaman Mapolres Rejang Lebong, Jumat (16/3/2018).

Deklarasi ini dihadiri Sekda RA. Denni, ketua MUI, Mahbrursyah, Waka II STAIN Curup, Hamengku Buwono, para ketua Ormas, tokoh masyarakat, pelajar dan mahasiswa.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, mengatakan, deklarasi anti hoax ini dilaksanakan secara serentak jajaran wilayah Polri. Dengan tujuan bersama-sama masyarakat untuk menciptakan kehidupan media sosial yang sehat.

“Ayo kita dukung bersama tugas polri dalam menindak tegas pelaku penyebar hoax, isu SARA dan menyebar kebencian,” tegas Yogi.

jurnalis

Kapolres saat berdiskusi dengan jurnalis di RL soal hoax | Foto: Ist/PROGRES.ID

Sesuai UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sanksi hukum bagi penyebar hoax adalah tujuh tahun penjara yang mengatur penyebaran hoax melalui fitnah, kebohongan dan isu SARA.

Saat ini, Polres Rejang Lebong sudah memiliki petugas khusus untuk melakukan patroli di media sosial. Untuk itu, masyarakat diharapkan supaya berhati-hati dan santun dalam menggunakan media sosial.(asb)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.