Harga Getah Karet Muko-Muko Naik Rp.500, Petani Dihimbau Sadap Sendiri

554
Ilustrasi: 1 bal gtah karet dimasukkan petani ke truk sebelum diantar ke toke besar di Palembang/ Foto: Kompas

PROGRES.ID, BENGKULU- Harga jual getah karet di Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu masih terbilang tinggi. Sejak pertengahan Desember 2016 harga jual karet bersih di tingkat petani mencapai Rp.9000 per kilogramnya (kg). Sedangkan harga jual karet kotornya selisih Rp.2000 yakni Rp.7000 per kilogramnya.

Kepala Seksi Budi Daya Perkebunan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Mukomuko, Sudianto mengatakan, meski kenaikan hanya Rp.500 petani sudah merasa senang.

“Kami berharap harga getah karet tersebut dapat bertahan sampai beberapa bulan ke depan karena kenaikan harga getah karet tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani setempat,” sampainya seperti dikutip dari Antara Senin, (2/1/17).

Menurutnya, harga getah karet bersih sebesar itu dapat digunakan untuk biaya operasional dan pemeliharaan tanaman karet.

“Kalau harganya sebesar itu, menurut dia, selain untuk biaya operasional dan pemeliharaan tanaman karet, juga akan dapat menutup untuk biaya makan keluarga dan biaya pendidikan anak-anak,” ujarnya lagi.

Ia menyarankan petani menyadap sendiri getah karetnya agar keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan membayar upah buruh menyadap getah karet.

“Petani harus menyadap sendiri getah karetnya agar keuntungan yang didapat lebih maksimal,” ujarnya. (dsy)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY