Kisruh Freeport, Jokowi Akan Ambil Sikap Tegas

320
Tambang Grasberg milik PT. Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika, Timika, Papua, merupakan tambas emas Freeport terbesar dibandingkan tambang Freeport lainnya | Foto : miningmayhem

PROGRES.ID, JAKARTA – Kisruh PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan Pemerintah Indonesia sepertinya akan berjalan alot dan berlangsung lama. Apalagi belum lama ini, Presiden Direktur Freeport McMoran Inc yang menyatakan akan tetap berpegang teguh pada perjanjian lamanya, yakni kontrak karya (KK).

PTFI bahkan sempat menyatakan akan menggugat pemerintah ke Arbitrase Internasional, jika dalam 6 bulan tidak ada penyelesaian. Pernyataan bernada ancaman ini terkait dengan negosiasi perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Dari Detiknews (23/2), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk negosiasi. Akan tetapi, jika tidak ada titik temu, maka Jokowi akan segera mengambil sikap tegas.

Dengan sikap yang dinilai kurang bersahabat tersebut, pemerintah pun tak segan-segan mendepak perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut jika tidak mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

“Ya nanti dilihat. Ini kan masih menteri masih memproses berunding dengan Freeport. Intinya itu saja kalau memang sulit musyawarah dan sulit diajak untuk berunding saya akan bersikap,” tegas Jokowi di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017).

Proses negosiasi, kata Jokowi memang harus diutamakan dalam persoalan ini, agar mampu menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Jokowi pun tidak ingin masuk terlalu jauh dalam negosiasi, karena sudah serahkan kepada Menteri ESDM dengan mengacu kepada aturan yang berlaku.

“Kan ini urusan bisnis jadi oleh sebab itu saya serahkan kepada Menteri. Tapi kalau memang sulit diajak musyawarah, dan sulit kita ajak berunding ya kita nanti akan bersikap,” Tegas Jokowi.

Seperti diketahui, Kementerian ESDM telah menerbitkan aturan Menteri ESDM No. 09/ 2017 tentang Tata Cara Divestasi Saham dan Penetapan Harga Divestasi pada Kegiatan Usaha Pertambangan, Mineral dan Batubara. Dengan terbitnya aturan tersebut, maka Freeport wajib melepas 41,64% sahamnya.

Harga Saham Freeport Terjun Bebas

Dari Kompas (23/2) diberitakan harga saham Freeport McMoran Inc, induk perusahaan PT Freeport Indonesia, ditutup turun cukup dalam pada akhir perdagangan di bursa AS, Selasa atau Rabu (22/2/2017) dini hari, yakni sebesar 5,23 persen di posisi 14,13 dollar AS per saham. Hal ini sekaligus melanjutkan pelemahan saham perusahaan berkode FCX tersebut sejak akhir pekan lalu.

Melemahnya saham Freeport dinilai terkait erat dengan masih buntunya negosiasi antara perusahaan tersebut dengan Pemerintah Indonesia terkait dengan izin perpanjangan operasional.

Sedangkan di lain pihak, Freeport saat ini juga tengah terbelit utang karena kegagalan perusahaan ini menjalankan bisnis migas. Investasi yang besar yang dikeluarkan tidak mendatangkan hasil karena harga minyak yang tengah lesu. (dsy)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY