Lift Anjlok di Blok M Square, Enam Orang Patah Kaki

254
Lift yang anjlok di pusat perbelanjaan Blok M Square, Jakarta Selatan, diberi garis Polisi | Foto : Okezone

PROGRES.ID, JAKARTA – Sebuah lift di pusat perbelanjaan Blok M Square, Jakarta Selatan anlok dari lantai tujuh hingga ke basement sekira pukul 12.45 WIB. Dugaan sementra adalah akibat kelebihan muatan, sebab Saat terjatuh lift tersebut dinaiki 25 orang.

“Liftnya terbatas kapasitasnya, ada korban 25 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, seperti dilansir Kompas, Jumat (17/3/2017).

Argo mengatakan, orang-orang yang menjadi korban masuk ke dalam lift sekitar pukul 13.00. Kebanyakan adalah jemaah yang baru selesai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Nurul Iman yang terletak di lantai 7 Blok M Square.

Mereka diduga memaksakan diri meskipun lift sudah penuh. Menurut Argo, sinyal tanda kelebihan muatan sempat berbunyi. Namun, sinyal tersebut tidak diindahkan para pengguna lift. Tali atau sling lift tersebut putus hingga lift meluncur ke basement.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan.

Enam Orang Patah Kaki, Sisanya Mengalami Luka Ringan

Sementara itu, berdasarkan data dari Rumah Sakit Pertamina, Jakarta Selatan, dari 25 orang korban lift jatuh di Blok M Square, ada sebanyak enam orang yang mengalami patah tulang kaki .

“Data yang ada di RSPP ada sekitar 6 orang mengalami parah tulang kaki,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto, dari Okezone (17/3).

Kemudian, sambungnya, sisa korban lainnya hanya mengalami luka ringan seperti kaki yang terkilir akibat desak-desakan di dalam lift tersebut.

“Sisanya luka ringan dalam artian ada luka di persendian otot atau siku atau lutut dan masih diidentifikasi,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan pasti penyebab kejadian nahas tersebut. Karena dari keterangan manajemen, lift ini sudah berfungsi dari 2007 dan sudah dilakukan perawatan.

“Kami akan komunikasi dengan saksi ahli dan labfor tentang kejadian ini karena dari keterangan awal lift ini sudah berfungsi dari 2007 sehingga sudah dilakukan perawatan. Nanti akan kita lihat apakah kealpaan atau sesuatu yang tidak layak,” pungkasnya. (dsy)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY