Media AS Beritakan Pelantikannya Sepi, Donald Trump Geram

330
Presiden AS Donald Trump
Donald Trump | Foto: CNN.com

PROGRES.ID, WASHINGTON – Donald Trump marah kepada media di Amerika Serikat (AS) karena memberitakan pelantikannya sepi.

Ia mengungkapkan kemarahannya saat berkunjung ke markas Central Intelligence Agency (CIA) di Langley, Virginia. Ia mengklaim inaugurasi pelantikannya sebagai presiden AS ke-45  dihadiri jutaan warga.

“Saya sedang berpidato. Saya kemudian melihat ada jutaan, sekitar 1,5 juta orang,” ucap Trump, seperti dilansir Kompas.com via AFP, Minggu (22/1/2017).

Ia menyayangkan media AS justru memperlihatkan sisi-sisi lapang di mana terlihat warga AS tak antusias.

“Mereka (media) memperlihatkan tanah lapang yang seperti tidak ada orang di sana, dan mereka mengatakan, Donald Trump tidak disambut baik,” jelas Trump.

Trump menyebut, salah satu jaringan televisi ada yang menyebut pelantikan itu disaksikan 250.000 orang. Trump menilainya bukan angka yang sedikit, tapi ia tetap memperlihatkan ketidakpuasan dengan angka itu.

“Itu tidak jelek, tetapi itu sebuah kebohongan,” imbuhnya.

Trump mengatakan, masyarakat AS sangat antusias menyaksikan proses inaugurasi pelantikan itu. Bahkan, ia mengaku melihat kerumunan massa memadati jalan dari Capitol Hill hingga sekitar 20 blok ke arah Washington Monument.

Sementara itu, Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer juga melakukan serangan serupa kepada media. Pada konferensi persnya, Spicer menuding berita yang ditulis para jurnalis adalah “berita palsu”.

“Itu merupakan massa terbesar yang menyaksikan proses inaugurasi. Titik!” kata Spicer, dengan nada suara tinggi dan keras.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan media AS adalah sesuatu yang memalukan.

“Upaya untuk mengecilkan antusiasme terhadap proses inaugurasi jelas memalukan dan salah,” ucap Spicer yang langsung meninggalkan ruang konferensi pers tanpa memberi kesempatan jurnalis bertanya.

Inaugurasi Donald Trump
Foto udara yang membandingkan jumlah warga yang hadir pada inaugurasi pelantikan Donald Trump dan Barack Obama | Foto: Reuters via Kompas.com

Masih dari tulisan Kompas.com, Otoritas keamanan di Washington menyebut massa yang menghadiri inaugurasi itu hanya berkisar 800.000 hingga 900.000 orang saja.

Jumlah warga yang hadir itu sangat jauh lebih sedikit jika dibanding pelantikan Presiden Barack Obama pada 2009 yang jumlahnya lebih dari dua kali lipat.

Bahkan, foto udara membuktikan bahwa pelantikan Obama jauh lebih menarik perhatian warga AS ketimbang pelantikan Trump.

Memang, foto udara prosesi pelantikan Trump diambil 26 menit lebih awal dibanding saat pelantikan Obama. Namun, jumlah warga yang hadir sudah terlihat di depan Gedung Capitol.

Untuk diketahui, berdasarkan data resmi pelantikan Barack Obama tahun 2009, warga yang hadir sekira 1,8 juta orang.(**)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY