Radar Pat Petulai Umumkan Berhenti Terbit, Apa Sebab?

April 28, 2018
Ekonomi & Bisnis Featured 0   310 views 0

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Salah satu koran harian lokal di Provinsi Bengkulu, Radar Pat Petulai resmi mengumumkan berhenti terbit mulai Minggu (29/04/2018). Edisi Sabtu (28/04/2018) menjadi edisi pamungkas koran dengan nama depan “Radar” pertama besutan Rakyat Bengkulu Media Grup (RBMG) ini. Pengumuman berhenti terbit ini bertepatan dengan puncak Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Bengkulu yang dipusatkan di Kabupaten Lebong.

Manajemen surat kabar yang telah 12 tahun terbit ini mengaku sudah tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerah seperti dahulu lagi.

“Tak ada pilihan. Dukungan dari pemerintah memang tidak seperti dulu. Kemudian memang harus diakui saat ini manajemen internal sedang tidak baik, sehingga banyak permasalahan yang muncul. Disamping itu naiknya harga kertas dan biaya cetak, cukup mempengaruhi perjalanan RPP saat ini, sehingga terpaksa tutup usia,” ungkap General Manager Radar Pat Petulai, Mausyajidin yang akrab disapa Jidin seperti dikutip dari RakyatBengkulu.com.

Jidin mengaku sudah berusaha keras mempertahankan surat kabar yang beredar di Rejang Lebong, Kepahiang, Lebong dan sekitarnya itu.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan ini. Namun keadaan berkata lain, dan kita terpaksa mengumumkan keputusan ini kepada seluruh karyawan, bahwa RPP mulai besok (28/04/2018) sudah menjadi sejarah dalam perjalanan jurnalisme di Provinsi Bengkulu,” sampai Jidin.

Masih berdasarkan tulisan RakyatBengkulu.com, disebutkan bahwa pada awal 2017, Radar Pat Petulai sudah berusaha mengurangi beban dengan mengurangi jumlah halaman menjadi 8 halaman dari sebelumnya 12 halaman.

“Memang berat, tapi inilah kenyataan yang harus dihadapi. Saya berterimakasih banyak kepada seluruh pihak yang selama ini telah mendukung RPP dalam langkahnya. Serta mohon maaf kepada seluruh karyawan karena tidak mampu mempertahankan kondisi untuk tetap berdiri,” demikian Jidin.(pid)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *