Raja Salman Datang ke Indonesia; 1500 Orang, 7 Pesawat Boeing, Bawa 4 Unit Mercy, Serta 459 ton Barang Lainnya

763
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud yang saat ini tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia | Foto : CNBC

PROGRES.ID, JAKARTA – PT Angkasa Pura II, sebagai pengelola Bandara Halim Perdanakusuma menyatakan siap menyambut dan mengamankan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud pada 1 Maret 2017. Untuk pengamanan di bandara, mereka telah berkoordinasi dengan TNI AU dan Paspampres.

“Terkait dengan kedatangan Raja Salman beserta rombongan, PT Angkasa Pura II (Persero) bersinergi dengan TNI AU serta Paspampres meningkatkan keamanan sesuai dengan standar pengamanan tamu negara atau VVIP,” kata General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Abdul Rasyid dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (25/2/2017).

Abdul juga menyebut notice to airmen (notam) untuk kedatangan dan keberangkatan pesawat rombongan Raja Salman akan diterbitkan. Menurut Abdul, beberapa penerbangan reguler berpotensi mengalami keterlambatan terkait kedatang rombongan Raja Salman Tersebut.

Notice to airmen atau notam akan diterbitkan oleh pihak berwenang saat kedatangan maupun keberangkatan pesawat dari Arab Saudi tersebut, sehingga ada penerbangan reguler yang mengalami expected delay di Bandara Halim Perdanakusuma,” jelas Abdul.

Selanjutnya, juga disebut kedatangan Raja Salman akan didahului oleh kedatangan rombongannya, yang terdiri atas 1 pesawat Boeing 777 dan 2 pesawat Boeing 737-800. Pesawat itu rencananya tiba di Jakarta pada Selasa, 28 Februari, nanti dan membawa delegasi serta Pangeran Arab Saudi.

Pesawat Boeing 777 tersebut akan langsung meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma, sedangkan dua pesawat lainnya akan tetap berada di area bandara. Rombongan yang membawa Raja Salman sendiri rencananya tiba pada 1 Maret 2017 dengan menggunakan 4 pesawat, yaitu 2 unit pesawat Boeing 747-400, 1 unit Boeing 777, dan 1 unit Boeing 757, yang merupakan pesawat medical evacuation.

Total ada ada 7 unit pesawat Boeing yang mengankut keseluruhan rombongan Raja Arab Saudi tersebut.

Pada 3 dan 4 Maret 2017, seluruh rombongan direncanakan akan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali. Penerbangan ke Bali itu dalam rangka liburan Raja Salman dan rombongan.

Sebagaimana diketahui, Raja Salman akan melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia sejak 1 Maret 2017 dan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Raja Salman disebut akan membawa 1.500 orang dalam kunjungannya tersebut.

Bawa 4 Unit Mercy, Serta 459 ton Barang Lainnya

Sementara itu dari Kompas.Com, Jumat (24/2), PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) telah ditunjuk untuk melayani pelaksanaan ground handling dari penerbangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis Al-Saud. Dalam hal ini, JAS juga melayani pengiriman kargo barang-barang milik rombongan Raja Arab Saudi.

Presiden Direktur JAS Adji Gunawan menerangkan, perusahaan mengangkut sebanyak 459 ton barang dari rombongan Raja Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 ton diangkut melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, sedangkan 396 ton diangkut melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar.

“Kami telah mengangkut makanan dan minuman untuk Raja Arab, peralatan kerja. Selain itu, kita juga angkut furnitur dan mesin X-ray,” ujar Adji di dalam konferensi pers di Bandara Halim Jakarta.

Selain itu, terang Adji, perusahaan juga mengangkut empat unit mobil merek Mercy tipe S600 yang telah didatangkan masing-masing pada tanggal 23 Februari 2017 di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta, dan 18 Februari 2017 di Bandara Ngurah Rai Denpasar.

Sementara itu, salah satu kargo spektakuler yang diangkut adalah tangga motorik atau eskalator yang biasa digunakan oleh Raja Salman.

Station Manager JAS Bandara Halim Perdanakusuma Satriana menuturkan, perusahaan juga mengangkut dua tangga elektrik seperti eskalator khusus yang difungsikan sebagai tangga turun pesawat Raja Arab Saudi.

Tangga tersebut juga telah datang di dua bandara tersebut pada tanggal 21 Februari 2017 dan 22 Februari 2017. Menurut Satriana, dalam menurunkan dua elektrik eskalator tersebut dibutuhkan alat pengangkut kargo atau main deck loader (MDL) dengan kapasitas 32 ton. Hal ini karena bobotnya cukup berat sehingga harus menggunakan MDL khusus.

Seperti diketahui, kargo dari rombongan Raja Arab Saudi telah berdatangan di Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Ngurah Rai sejak Selasa (21/2/2017) dini hari, dan pengiriman ini berlangsung sampai Kamis (23/2). (dsy)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY