Rumah 2 Komisioner KPU Muna Dilalap Api Jelang Pleno Penetapan Bupati Terpilih

337
Ilustrasi kebakaran

PROGRES.ID, KENDARI – Menjelang rapat pleno penetapan Bupati Muna Terpilih, dua rumah milik Komisoner KPU Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan terbakar sekira pukul 02.30 Wita Senin (1/8/2016).

Berdasarkan berita yang dikutip dari Kompas.com, rumah yang terbakar itu yakni milik Ketua KPU Muna La Ode Amin Rambega di Kelurahan Mangga Kuning, Kecamatan Katobu dan komisioner Andi Arwin di Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu, Muna.

Kerugian akibat insiden ini mencapai ratusan juta rupiah, namun masih beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Andi Arwin tengah tidur pulas saat kebakaran terjadi. Kemudian terbangun saat mencium bau terbakar. Mendapati itu, semua penghuni rumah keluar meminta pertolongan.Rumah Andi yang sebagian besar berbahan papan membuat api cepat menjalar ke seluruh bangunan rumah.

Salah seorang Komisioner KPU Muna, Sulaiman Loga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut Sulaiman, kondisi rumah Andi Arwin telah rata dengan tanah dan rumah ketua KPU Muna yang terbakar hanya di bagian dapur saja.

“Peristiwanya terjadi hampir bersamaan, rumahnya pak Andi ditinggali keluarganya, dia tinggal dengan orangtuanya. Sementara rumahnya pak ketua langsung dipadamkan saat itu sehingga tidak merembes ke bagian rumah yang lainnya,” ungkap Sulaiman dihubungi, Senin (1/8/2016).

Diduga kebakaran itu disengaja oknum tertentu dan terkait dengan proses Pilkada. Apalagi, Senin ini KPU Muna akan menggelar rapat pleno penetapan pasangan bupati terpilih.

“Ini sudah dilaporkan ke polisi dan lokasi kebakaran sudah dilakukan olah TKP. Untuk masing-masing anggota KPU saat ini sudah mendapatkan pengawalan dua anggota Brimob,” terangnya.

Masih dari Kompas.com, disebutkan bahwa usai kejadian itu, situasi keamanan di Raha, Kabupaten Muna, masih kondusif. Meski demikian, di depan kantor KPU Muna, massa pendukung pasangan calon bupati nomor urut 3 dr. Baharuddin- La Pili menggelar demo menolak keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan kemenangan pasangan nomor urut 1 Rusman Emba-Malik Ditu (Rumah Kita).

“Kita laksanakan perintah MK tertanggal 27 Juli 2016 yang menetapkan pasangan calon bupati terpilih Muna hasil PSU jilid II dalam rapat pleno sore ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sultra, Kombes Pol Yosi Suharyoso menjelaskan, pihaknya sedang menyelidiki penyebab kebakaran dua rumah komisioner KPU Muna tersebut.

“Iya, kami terima laporan kebakaran dua rumah anggota KPU Muna. Jadi kejadian ini dikaitkan dengan proses pilkada di Muna. Sekarang kami melakukan penyelidikan apa motif dan siapa pelaku pembakaran itu, kita tetap fokus pengamanan di sana,” kata Yosi di Mapolda Sultra.

Saat ini, situasi dan kondisi keamanan di Kabupaten Muna masih aman. Polda juga telah menurunkan 111 personel Brimobda Sultra untuk mengamankan proses rapat pleno penetapan pasangan bupati terpilih oleh KPU Muna.(pid)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY