Ternyata Dengan Dilubangi, Pisang Lebih Cepat Berbuah

17799
Imam Rosyadi, lulusan jurusan Pertanian (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengembangkan metode pelubangan agar pisang cepat berbuah | Foto : Malangvoice

PROGRES.ID, MALANG – Imam Rosyadi, seorang lulusan jurusan Pertanian (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mencoba mengembangkan teknik baru dalam budi daya tanaman pisang. Rosyadi berhasil membuktikan bahwa teknik pelubangan batang bisa menumbuhkan bakal buah lebih cepat dibanding cara biasa.

Kita mungkin telah mengenal sistem pembanyakan vegetatif tanaman seperti mencangkok, sambung, dan stek. Ternyata, ada metode lain yang bisa digunakan untuk mempercepat pertumbuhan buah pada tanaman.

Dikutip dari MalangVoice (12/2/2017), Rosyadi menjelaskan inspirasinya berasal sebuah postingan Facebook tentang teknik pengembangan tanaman dengan cara pelubangan yang dilakukan orang luar negeri.

Karena di Malang atau mungkin di Indonesia belum pernah mencoba teknologi demikian, ia pun mencoba mengimplementasikannya pada sebuah pohon pisang ambon di kebun Pertanian FPP, UMM.

“Tiga minggu pertama saya putus asa. Kok tidak ada tanda-tanda muncul bunga. Kayaknya gagal ini. Lalu saya tidak pernah lagi datang melihat kondisi pisang tersebut karena saya pulang kampung ke Kediri,” ujarnya.

Satu setengah bulan kemudian ia kembali ke Malang dan kagetnya bukan main, karena ontong pisang muncul tepat di batang yang ia lubangi. Ontong tersebut tumbuh sepanjang 40 cm.

Keberhasilan percobaan itu menginspirasi dosen Pembantu Dekan 3 Fakultas Pertanian dan Pertenakan UMM, Henik Sukorini PHd. meminta Imam melakukan perlakuan serupa pada 4 pohon pisang liar di lahan UMM seluas 7.000 meter persegi.

Langkah Pelubangan Pisang

Berikut cara melakukan pelubangan pada pohon pisang:

  1. Pertama, singkirkan daun-daun dan pelepah pisang yang sudah tua dan mengering.
  2. Buat lubang dengan ukuran sekitar 8 x 20 cm pada batang pisang. Lubang dibuat tepat di tengah-tengah pohon. Lubang yang dibuat harus cukup dalam sampai hati pohon pisang terlihat.
  3. Setelah dilubangi, tanaman harus dipantau selama 4-5 hari karena pertumbuhan hati pisang sangat cepat.
  4. Jika hati pisang sudah terlihat tumbuh, bengkokkan hati pisang keluar lubang. Jika perlu sisipkan kayu atau papan triplek di atas hati pisang untuk mencegahnya tumbuh ke atas.
  5. Tunggu sampai bunga pisang berubah menjadi bakal buah kecil yang berwarna ijau. Demikian, bagian putih-putih pada bakal pisang harus dibuang agar tidak menguras cadangan makanan pada buah.
  6. Bakal buah ini harus di bungkus dengan karung beras (plastik).
  7. Tidak perlu melakukan perawatan khusus. Lakukan perawatan normal seperti menyiram dan membersihkan daun dan pelepah kering.

Dengan metode seperti ini, pisang bisa dipersingkat waktu berbuahnya. Soal memetik buah pisang juga tidak akan rumit karena buah pisang muncul di bagian tengah pohon yang relatif bisa dijangkau. (dsy)

Sumber : Malang Voice

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY