TNI AU Gelar Simulasi Tempur, Empat Penerjun Payung Terluka Dihempas Angin

334
Sejumlah penerjun payung mendemonstrasikan keahlian terjung payungnya di Taxyway Echo Lanud Halim Perdanakusuma/ Foto: MetroTvnews

PROGRES.ID, JAKARTA- Angin kencang yang terjadi Kamis, (6/4) menyebabkan terganggunya latihan para penerjun payung saat persiapan menghadapi ulang tahun ke-71 TNI Angkatan Udara. Sebanyak empat penerjun terhempas dari orbit pendaratan. Keempatnya mendarat darurat di sejumlah tempat dan mengalami luka.

“Perubahan angin yang signifikan membuat para penerjun terbawa menjauh dari orbit. Namun, masih dalam wilayah Bandara Halim Perdanakusuma. Cuaca memang diluar kendali kita,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama Jemi Trisonjaya, dikutip dari Metrotvnews.com, Kamis (6/4/2017).

Keempat penerjun itu mendarat di beberapa tempat. Ada yang di atas pohon, di tiang listrik, dan di atap rumah.

Sebanyak 108 penerjun dari Pasukan Khas (Paskhas) melakukan gladi bersih pada pukul 10.10 WIB. Ini merupakan gladi bersih

kedua menjelang ulang tahun TNI AU pada Minggu 9 April ini. Dalam gladi itu, para penerjun melakukan simulasi perebutan wilayah udara.
Ulang tahun ke-71 TNI AU akan dimeriahkan sejumlah atraksi. Selain dari penerjun, akan ada simulasi pertempuran udara, penyelamatan SAR tempur, operasi udara, demonstrasi pesawat latih Jupiter Aerobatic Team, demonstrasi drum band, dan simulasi pembebasan sandera.

TNI AU juga akan memamerkan 132 pesawat berbagai jenis, seperti pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter. (dsy)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY