Wartawati Palu Express Tewas Dicekik Suami Sendiri, Padahal Korban Tengah Hamil Muda

213
Ilustrasi | Foto : 123rf.com

PROGRES.ID, PALU – Wartawati Palu Express, Maria Sandipu (35) ditemukan tewas di kos-kosannya pada Sabtu kemarin (18/3/2017). Maria diduga kuat dicekik kain oleh suaminya, Yohanes Sandipu (29).

Dilansir detiknews, Polisi menduga Maria, yang bernama lengkap Maria Yeane Agustuti ini, tewas karena dicekik dengan kain.

“(Tewas) Karena kain yang dililit,” Ujar Kapolres Palu AKBP Christ Reinhard Pusung.

Dari hasil penyelidikan, kemudian disimpulkan, pelakunya adalah suami Maria, Yohanes Sandipu. Yang lebih memilukan, menurut keluarga Maria, mendiang Maria tengah mengandung. Usia kandungannya menginjak 3 bulan.

Motif pembunuhan, kata Pusung, masih didalami. Dia mengatakan sehari sebelumnya pasangan suami istri itu juga terlibat cekcok.

“Masih akan kami dalami, yang jelas suami korban itu pengguna narkoba. Sempat terjadi percekcokan sampai Jumat (17/3) pagi hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (18/3),” katanya.

Kronologis Pembunugan

Polisi langsung mengejar Yohanes yang akhirnya berhasil dibekuk pada Sabtu malam pukul 23.00 Wita di rumah temannya di Posi, Sulawesi Tengah. Saat itu Yohanes sudah akan melarikan diri menggunakan sepeda motor.

“Pelaku sudah kami tangkap tadi malam (18/3) di Desa Bega, Poso Pesisir, Poso. Pelakunya adalah suami korban, saat ini sedang kami bawa dari perjalanan dari Poso ke Palu,” Jelas Pusung.

Terungkap bahwa Yohanes mencekik Maria dengan selendang berwarna hijau hingga Maria tidak sadarkan diri pada Jumat (17/3) lalu sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah Maria dalam kondisi tidak sadarkan diri, kemudian Yohanes membaringkan tubuh Maria ke tempat tidur dan menghadapkannya ke dinding kamar kos Maria. Setelah itu, Yohanes langsung pergi dan mengambil baju-bajunya. (dsy)

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY