Punya Senpi dan Sabu, Residivis Kasus Narkoba Diringkus TNI

Januari 13, 2018
Hukum Rejang Lebong 0   243 views 0

Sudah Diserahkan ke Polres Rejang Lebong

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Seorang warga Curup Tengah berinisial EL dibekuk TNI karena diduga menyimpan senjata api (senpi) dan puluhan butir amunisi serta Narkoba jenis sabu.

Kodim 0409 Rejang Lebong telah menyerahkan EL alias Pipit bersama barang bukti ke Polres Rejang Lebong pada Sabtu (13/01/2018).

Pasi intel Kodim 0409 Rejang Lebong, Kapten Inf Botani Kanedi kepada wartawan mengungkapkan, tersangka dan barang bukti itu berhasil diamankan tim gabungan Intelijen Korem 041 Garuda Mas Bengkulu dan Intelijen Kodim 0409 pada Jumat sekitar pukul 23.20 WIB.

Barang bukti yang berhasil diamankan itu yakni satu pucuk senpi rakitan jenis pistol, amunisi kaliber 5,56 sebanyak 20 butir, amunisi kaliber 7,62 sebanyak 5 butir, amunisi kaliber 9 sebanyak 5 butir, amunisi kaliber 3,8 satu butir, satu senjata tajam jenis sangkur, paket sabu seberat 2,75 gram, 2 timbangan digital, 4 butir pil jenis inex, 10 unit ponsel, pirex kaca 6 buah, satu bong alat penghisap sabu, satu camera, 4 lembar STNK dan uang senilai Rp 8.590.000.

“Tersangka dan barang bukti kami temukan di rumahnya di Jalan Nur Aripin Kelurahan Pelabuhan Baru Kecamatan Curup Tengah. Untuk proses hukum lebih lanjut, kami menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Polres Rejang Lebong,” terang Botani Kenedi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP Chusnul Qomar menegaskan, kasus itu terungkap berkat koordinasi pihak Polres RL dengan Kodim 0409.

“Tersangka adalah seorang residivis yang kerap terlibat kasus curas dan narkoba. Kami pun masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka,” tukas Chusnul.

Tersangka, lanjutnya, akan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Undang-Undang tentang Narkotika.(asb)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.