Meski Senin 27 Maret Kejepit Minggu dan Nyepi, Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Libur “Harpitnas”

585
Aparatur Sipil negara (ASN), TNI dan POLRI tetap masuk kerja seperti biasa pada hari Senin, 27 Maret 2017 | Foto : Progres.id

PROGRES.ID, JAKARTA – Sehubungan dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 yang jatuh pada hari Selasa, 28 Maret 2017, Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada penambahan cuti bersama dengan embel-embel “harpitnas”.

Walaupun hari Senin 27 Maret merupakan hari kejepit di tengah-tengah hari libur Minggu 26 Maret dan Selasa/Nyepi, tetapi pemerintah menegaskan tanggal 27 Maret 2017 tetap hari kerja, tidak ada penambahan hari libur.

Melansir vivanews (25/3), Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman mengatakan, informasi ini sebenarnya sudah disampaikan beberapa waktu lalu.

Belakangan banyak pihak yang menanyakan, bahkan ada yang mengklaim bahwa tanggal 27 Maret ditetapkan sebagai cuti bersama.

Namun Herman menegaskan bahwa hal itu tidak benar, dan tetap masuk kerja.

“Aparatur Sipil negara (ASN), TNI dan POLRI tetap masuk kerja seperti biasa. Jangan sampai hari kejepit dijadikan alasan untuk tidak masuk kerja,” kata Herman dalam keterangan tertulisnya.

Dikatakan Herman, penetapan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 telah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) No. 684 Tahun 2016, No. 302 Tahun 2016, Nomor SKB/02/MENPAN-RB//11/2016.

SKB tersebut ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri pada 21 November silam. SKB perubahan ini merevisi SKB yang sudah ditandatangani ketiga menteri pada 14 April 2016.

“Pada tahun 2017, telah ditetapkan terdapat 16 hari libur nasional dan enam hari cuti bersama,” katanya.

Facebook Comments
BAGIKAN

LEAVE A REPLY