Hooverbike, Sepeda Motor Masa Depan yang Mampu Terbang

Maret 9, 2016
Peristiwa 0   49 views 0

PROGRES.id – Di dalam sebuah laboratorium di kota Baltimore, Negara Bagian Maryland, sebuah bleeps printer 3 Dimensi dengan jarum-jarumnya secara perlahan membangun sebuah kaki, lalu tangan hingga menjadi manekin yang diberi nama Buster.

Selanjutnya Buster akan naik sebuah sepeda berbaling-baling dan mampu terbang. Sepeda terbang ini disebut “Hoverbike” yang bakal menjadi sepeda masa depan. Hoverbike memang sedang dikembangkan oleh para insinyur Maryland dan di Inggris. Beberapa tahun kedepan, mereka membayangkan, tentara Amerika Serikat (AS) dan Inggris bisa mengendarai sepeda terbang ini untuk suatu misi di medan berbahaya. Setelah versi yang dikembangkan bagi militer, selanjutnya Hoverbike akan dibuat untuk versi konsumen umum.

Dikutip dari Fredericksburg.com, Hoverbike ini terinspirasi dari sepeda speeder di film “Star Wars” Episode Return of the Jedi. Pertama kali dikembangkan oleh Chris Malloy di garasi rumahnya di Australia. Pada bulan Juni 2015, Malloy Aeronautics mengumumkan telah bermitra dengan Belcamp-based SURVICE Engineering Co untuk mengembangkan sepeda militer AS dibawah kontrak penelitian dan pengembangan dengan US Army Research Laboratory.

Malloy bekerja sama dengan SURVICE karena berpengalaman berurusan dengan Departemen Pertahanan dan kedekatannya dengan fasilitas militer AS. Didirikan pada tahun 1981, SURVICE membangun bisnis yangmenyediakan layanan untuk meningkatkan keselamatan sistem tempur, survivability dan efektivitas.

Percobaan terbang yang dilakukan tim pengembang Hooverbike

Percobaan terbang yang dilakukan tim pengembang Hooverbike

Direktur penjualan Malloy Aeronautics, Grant Stapleton mengatakan memang banyak yang memiripkan hoverbike dengan speeder di film Star Wars.

Stapleton menjelaskan bahwa Malloy mulai mengembangkan pertama Hoverbike saat mengambil kelas untuk mendapatkan lisensi pilot helikopternya pada tahun 2009. “Dia ingin mengembangkan pesawat yang mampu terbang rendah dan tak bermasalah keamanan dengan rotor helikopter,” terang Stapleton.

Chris Malloy menghabiskan uangnya sendiri sekitar USD 60.000. Saat itu Malloy membuat prototipenya dalam versi serat karbon dengan rotor di depan dan di belakang dan terdapat kursi untuk pengendara di tengah.

Sejauh ini, Model Hoverbike berukuran sempurna telah diselesaikan di laboratorium Malloy, di London, Inggris. Hoverbike mampu mengangkut beban sekitar 200 pound. Sementara, untuk versi militer diterapkan akan bisa membawa beban dengan berat 400-800 pound.

Insinyur Malloy dan SURVICE percaya akan dapat membuat model yang bisa diterapkan dalam tiga sampai lima tahun kedepan. Pengujian kelayakan pun terus dilakukan agar kendaraan masa depan ini benar-benar mampu terealisasi.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.