Diusung 4 Parpol Jadi Cagub Jakarta, Ini Profil Agus Harimurti Yudhoyono

372
agus yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono

PROGRES.ID, JAKARTA – Nama Agus Harimurti Yudhoyono menjadi perbincangan setelah 4 partai politik mengusungnya sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sylvia Murni.

Agus Yudhoyono disebut-sebut diproyeksi sebagai kader TNI yang disiapkan memimpin institusi militer Indonesia. Namun, ia memutuskan mengakhiri karier militernya demi menggapai tampuk kepemimpinan di DKI Jakarta.

Mengutip tulisan Wikipedia.Org, nama lengkap putra sulung Presiden ke-6 RI ini jika dilengkapi dengan gelar pendidikan dan kepangkatan di TNI adalah Mayor Inf. TNI Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA, MA.  Ia lahir di Bandung, Jawa Barat pada 10 Agustus 1978. Ia adalah putra pertama dari Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herawati.

Agus menikah dengan Annisa Larasati Pohan pada tahun 2005 dan dikaruniai seorang putri bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Pendidikan dasarnya sejak 1984 dihabiskan di Bandung dan Timor Timur (Sekarang Timor Leste) selama 2,5 tahun, serta Jakarta, sebelum akhirnya ia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat pada 1990. Kala itu, Agus mengikuti penugasan ayahnya sebagai siswa Seskoad di Fort Leavenworth.

Di Amerika Serikat, Agus pernah mendapatkan penghargaan dari sekolahnya dalam bidang akademik. Selepas lulus dari SMPN 5 Bandung, Agus pun masuk SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1994. Penatarama 1, pendiri pleton PKS (Patroli Keamanan Sekolah) serta Ketua OSIS SMA Taruna Nusantara ini lulus dengan predikat terbaik pada tahun 1997 dan meraih medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas. Prestasi itu semakin membulatkan tekad Agus untuk mengikuti jejak ayahnya masuk Akademi Militer Magelang.

Masih berdasarkan Wikipedia, ditulis bahwa aktivitasnya menonjol dalam setiap kegiatan taruna dan prestasinya dibidang kepribadian, akademik dan jasmani, dengan meraih penghargaan Tri Sakti Wiratama pada tingkat I dan II membuat Agus terpilih menjadi Komandan Resimen Korps Taruna Akademi Militer pada tahun 1999.

Pemegang alat bass drum Genderang Seruling Canka Lokananta Akmil ini, akhirnya lulus dengan predikat terbaik dan meraih penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama serta medali Adhi Makayasa pada Desember 2000. Lulus dari Lembah Tidar, ia lulus terbaik Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan lulus terbaik Kursus Combat Intel pada tahun 2001. Terinspirasi jejak ayahnya, Agus pun bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada tahun 2002, saat menjabat Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, jajaran Brigif Linud 17 Kostrad, Agus diberangkatkan ke Aceh untuk melakukan Operasi Pemulihan Keamanan.(*)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY