Sedang Berada di Luar Angkasa, Astronot Tiongkok Dikejutkan Suara Mengetuk

Desember 4, 2016

PROGRES.ID – Astronot Tiongkok, Yang Liwei baru-baru ini memberikan pengakuan yang cukup menghebohkan. Pada misi perdananya di luar angkasa tahun 2003, ia mengaku mendengar suara seperti ketukan di dalam pesawat yang ia tumpangi.

Yang Liwei menyebut suara ketukan itu mirip suara ember logam dengan palu kayu.

“Asalnya bukan dari dalam atau luar pesawat,” ungkap Yang Liwei pada wawancara dengan BBC.

Usai mendengar suara itu, ia mengaku cemas dan berusaha mencari tahu asal ketukan dengan mengintip ke sebuah lubang. Namun, ia tak mendapati hal yang dapat menjelaskan asal suara itu.

Ia mengaku bingung dan belum bisa memutuskan akan menyampaikan pengalamannya itu atau tidak, karena ia tak lagi mendapati suara serupa setelahnya.

Jika saj suara itu terdengar kembali, Yang Liwei akan berusaha meminta para ahli untuk dapat membantunya mengidentifikasinya.

Hingga kini, apa yang yang dialami Yang Liwei tetap menjadi misteri. Pasalnya, angkasa luar adalah ruang sunyi, dimana tak ada penghantar untuk bisa menimbulkan bunyi.

Menurut ahli angkasa luar dari National University of Singapore, Profesor Goh Cher Hiang pada wawancaranya dengan BBC mengatakan, agar suara dapat terdengar di angkasa luas, diperlukan perantara berupa unsur udara, molekul air, logam atau atom padat.

“Pergerakan suara memerlukan sebuah perantara, apakah itu unsur udara, molekul air, logam, atau atom padat,” kata Goh Cher Hiang yang ditulis TribunTravel.com mengutip dari BBC.

Ia memberikan contoh sederhana, yakni suara guntur atau petir. Suara itu bergerak melalui udara, sonar bawah air, atau alat musik padat.

“Jika terdengar ketukan, kemungkinan suatu benda ‘memukul’ pesawat angkasa luar pembawa astronot,” kata Goh Cher Hiang.

Namun demikian, ia mengatakan, pendapat itu ini hanyalah rekaan dan belum dapat dipastikan.

Meski Yang Liwei mengungkapkan itu baru-baru ini, media Tiongkok menyebut bahwa suara tersebut juga didengar astronot Tiongkok lainnya pada misi jelajah angkasa luar pada tahun 2005 dan 2008.(pid)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.