Home / Agrikultur / Kesehatan

Rabu, 31 Agustus 2016 - 22:12 WIB

Buah Sali yang Langka dan Segudang Manfaatnya

Buah Sali yang baru berputik | Foto: Romi Yusuf, Mongabay.co.id

Buah Sali yang baru berputik | Foto: Romi Yusuf, Mongabay.co.id

PROGRES.ID – Buah sali yang lebih dikenal dengan sebutan buah gowok ini hampir tidak ditemukan lagi di pasar-pasar tradisional di seluruh nusantara. Hampir semua wilayah di Indonesia mengeluhkan kelangkaan buah sali yang terkenal di Sumatera pada era 80-90an. Buah sali yang asli Indonesia ini, memiliki nama latin Syzygium polycephalum (Miq) yang merupakan tanaman dari suku Myrtaceae (jambu-jambuan).

Selain rasanya yang asam manis, buah sali dianggap memiliki daya jual yang rendah. Karena itulah, pedagang buah Indonesia enggan menaruh buah Sali di etalase daganganya. Hal itulah yang menyebabkan semakin tenggelamnya keberadaan buah sali di nusantara.

Sali masih berkerabat dekat dengan Jamblang (Syzygium cumini) dan Jambu Semarang (Syzygium samarangense). Pohonnya bisa mencapai tinggi antara 8-20 meter dengan garis tengah batang bagian bawah mencapai 50 sentimeter.

Daunnya tunggal berbentuk lonjong dengan panjang daun sekitar 17 – 25 sentimeter dan lebar sekitar 6 – 7 sentimeter. Bunganya  berbentuk malai dengan mahkota bunga berwarna putih dan benang sari banyak.

Baca Juga |  Bengkulu Salah Satu Daerah Endemis Penyakit Jembrana

Memiliki daging buah berwarna putih atau merah keunguan. Dagingnya banyak mengandung sari buah dengan rasa asam manis agak sepat. Di dalam buah terdapat biji berbentuk gepeng dengan kulit putih atau merah ungu.

Di beberapa daerah, buah Sali memiliki sebutan tersendiri. Seperti Gowok di Daerah Jawa, buah Kaliasem di Pulau Dewata, buah kepa untuk wilayah Betawi dan kupa sebutan di Daerah Sunda, sedangkan sali sendiri sebutan untuk sebagian besar wilayah Sumatera.

Biasanya, buah Sali bisa tumbuh dan hidup dimana saja, karena tanaman ini dahulunya tumbuh liar di hutan hutan sekunder pada ketinggian 200-1800 mdpl. Hampir seluruh hutan di pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatera ditumbuhi tanaman ini. Namun, kelangkaanya juga bisa jadi dipengaruhi oleh kondisi hutan di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, maraknya pembukaan lahan serta pembakaran hutan bisa jadi pemicu pemusnahan pohon yang tidak dianggap penting bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga |  Belum Ada Warga di RL Gunakan KIS Untuk Berobat

Disamping kelangkaanya, tidak banyak yang tahu jika buah Sali ini memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Adapun khasiat yang dapat diambil dari buah sali ini sebagai berikut;

  1. Menghilangkan Mabuk karena Alkohol
  • Ambil segenggam buah gowok yang sudah ranum
  • Cuci bersih lalu peras
  • Ambil cairannya
  • Sari gowok siap diminum
  1. Mengobati Diare
  • Siapkan kurang lebih 15gr kulit batang buah gowok.
  • Cuci bersih
  • Rebus selama kuramg lebih 15 menit dengan 1 gelas air
  • Setelah 15 menit, angkat dan dinginkan
  • Saring setelah dingin, Kemudian minum
  • Minum secara teratur, sampai diare sembuh
  1. Mengobati Kudis atau Gatal
  • Ambil daun atau kulit batang
  • Cuci bersih lalu haluskan
  • Oleskan ke bagian kulit yang sakit
  • Ulangi sampai penyakit sembuh
Sumber: Ilmci.com
Kurator: Wati

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Wabup Rejang Lebong Apresiasi Kegiatan Operasi Katarak Gratis
vaksin corona

Kesehatan

Lawan Hoaks Vaksin COVID-19, Pakar Kesehatan: Masyarakat “Enggak Usah Takut”

Berita Utama

Sekitar 100 Warga Lebong Ikuti Pengobatan Gratis di Gereja Katholik St. Matius
Produksi Masker BLK

Berita Utama

Gubernur Bengkulu Rohidin Minta BLK Produksi Masker Sendiri
mesothelioma

Kesehatan

Apakah Mesothelioma Itu?
Ilustrasi mayat

Berita Utama

Tahukah Anda? Angka Kematian di Jakarta Setelah Covid-19 Justru Turun

Agrikultur

Populasi Sapi Indonesia Mencapai 14,6 juta Ekor
Gubernur Bengkulu

Berita Utama

Terima 2 Ribu APD dari Mabes TNI, Gubernur Bagi ke Sejumlah Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu