siRianti, Aplikasi Inovatif untuk Permudah Pemberian Cuti bagi ASN Pemprov Bengkulu

Sosialisasi Aplikasi SiRianti (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

BENGKULU, PROGRES.ID –¬†Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, mengawali acara Sosialisasi Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Pemberian Cuti (siRianti) di Gedung Pola Pemda Provinsi Bengkulu pada Kamis (30/11/2023).

Tujuan dari penggunaan aplikasi ini adalah untuk memudahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses pengajuan cuti, yang selama ini terasa lambat dan memakan waktu.

Bacaan Lainnya

Nandar menyatakan bahwa penggunaan siRianti akan memberikan kemudahan dalam pengajuan cuti ASN, terutama ketika pejabat yang bersangkutan melakukan dinas luar yang membutuhkan proses lebih cepat.

“Aplikasi ini hadir untuk mempermudah pelayanan pengajuan cuti ASN, menjadikannya lebih mudah, sederhana, dan cepat. Semua proses sudah berbasis elektronik, dan kita berharap akan terus berkembang dengan perbaikan yang berkelanjutan,” jelas Nandar.

Foto bersama usai pembukaan acara sosialisasi aplikasi SiRianti (Media Center Pemprov Bengkulu)

Lebih lanjut, di era digital seperti sekarang, inovasi dalam bentuk digitalisasi menjadi sangat penting untuk mempercepat dan memperbaiki proses secara keseluruhan. “Inovasi ASN dalam mengikuti perkembangan zaman sangat dinantikan, terutama di BKD, di mana sudah banyak aplikasi digital dalam bidang kepegawaian. Harapan kami, OPD lain dapat mengikuti jejak BKD, sehingga Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat menjadi lebih maju, sejahtera, dan inovatif,” tambahnya dengan semangat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Gunawan, menjelaskan bahwa sosialisasi ini didasari oleh undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara, dan peraturan pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN. Kehadiran aplikasi siRianti menjadi langkah dalam memberikan pelayanan kepegawaian yang lebih efisien dalam hal pemberian cuti di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu yang berbasis elektronik.

“Ini adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan pelayanan di BKD terkait pemberian cuti, yang selama ini dianggap lambat. Oleh karena itu, inovasi aplikasi ini merupakan langkah menuju digitalisasi, dengan tujuan mempercepat proses pengajuan cuti,” ungkapnya dengan tekad.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.