Sudah Jadi Milik Twitter, Situs X.com Belum Bisa Diakses di Indonesia

Logo Twitter baru (Dok. Twitter)

PROGRES.ID – Twitter sudah mengakuisisi domain X.com. Pemilik Twitter Elon Musk melalui kicaunya di Twitter mengumumkan bahwa situs X.com dapat diakses dan akan langsung mengarah ke situs Twitter.com. Namun, pantauan Progres.id pada Senin (24/07/2023), situs X.com masih diblokir oleh sejumlah provider internet Indonesia.

Pasalnya, selama ini domain x.com dianggap sebagai situs berkonten dewasa, sehingga harus diblokir penggunaannya di Indonesia. Padahal berdasarkan Wikipedia berbahasa Inggris disebutkan bahwa X.com merupakan bank online yang didirikan oleh Elon Musk bersama Harris Fricker, Christopher Payne, dan Ed Ho pada tahun 1999 di Palo Alto, California. Pada tahun 2000, X.com bergabung dengan pesaingnya, Confinity Inc., sebuah perusahaan perangkat lunak yang juga berbasis di Palo Alto. Elon Musk tertarik dengan Confinity karena sistem pembayaran yang mudah. Setelah bergabung, perusahaan tersebut mengubah namanya menjadi PayPal. eBay membeli PayPal seharga US$1,5 miliar pada tahun 2002. Pada tahun 2015, PayPal dipisahkan dan menjadi perusahaan independen. Pada tanggal 23 Juli 2023 situs X.com diarahkan ke Twitter.

Bacaan Lainnya
Elon Musk (Istimewa)

Untuk diketahui, nama X juga telah berulangkali dipakai untuk beberapa perusahaan Elon Musk, seperi Space X hingga perusahaan kecerdasan buatan terbaru, X.AI.

“Dan segera kami akan mengucapkan adieu (selamat tinggal) pada merek Twitter dan, secara bertahap, semua burung,” kicau Musk di akunnya, Senin (24/7/2023).

Sejak kicauan itu, Musk mengunggah beberapa tweet tentang perubahan nama Twitter menjadi X. Setelah itu, Musk menyebut, “jika logo X yang cukup bagus diposting malam ini, kami akan menayangkannya di seluruh dunia besok,” kicau Musk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.