Home / Bisnis

Senin, 5 Oktober 2020 - 22:25 WIB

Chevron Resmi Akuisisi Noble Energy Senilai $ 4,1 Miliar

Foto: Nytimes.com

Foto: Nytimes.com

PROGRES.ID – Pemegang saham Noble Energy, Jumat (2/10), menyetujui kesepakatan penjualan sahamnya ke perusahaan migas AS, Chevron. Akusisi tersebut menjadikan Chevron sebagai produsen minyak serpih (shale gas) AS nomor 2 dan memberikannya cadangan gas alam internasional yang dekat dengan pasar yang berkembang.

Reuters melaporkan kesepakatan penjualan semua saham Noble Energy dinilai sekitar $ 4,1 miliar (Rp 60,68 triliun), tidak termasuk utang $ 8 miliar.

Baca Juga |  Industri Aviasi Dunia Butuhkan Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Rystad Energy mengatakan akuisisi akan meningkatkan kepemilikan minyak serpih di AS milik Chevron, menjadikannya produsen nomor 2 di belakang EOG Resources. Akuisisi tersebut juga menambah hampir 1 miliar kaki kubik cadangan gas alam Chevron. Lapangan gas Leviathan milik Noble yang berada di perairan Israel adalah salah satu penemuan gas lepas pantai terbesar di dunia dalam dekade terakhir. Korporasi mulai memproduksi gas dari lapangan tersebut akhir tahun lalu.

Baca Juga |  Utang Pemerintah AS Hampir Sama dengan PDB Amerika

Kesepakatan itu menjadi lebih murah bagi Chevron dibandingkan ketika diumumkan pada Juli dengan nilai $ 5 miliar. Hal tersebut terkait dengan turunnya harga saham kedua perusahaan yang diperdagangkan bersamaan dengan turunnya harga minyak. [ah]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

International Coffee Day

Bisnis

Didukung Kemenlu & Kemendag, ICD 2020 Hadirkan KBRI & ITPC
Unilever

Bisnis

Unilever Coba Perbaiki Citra Jadi Perusahaan yang Ramah Lingkungan
error: Konten ini dirpoteksi !!