Home / Bisnis / Ekonomi

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 20:11 WIB

Didukung Kemenlu & Kemendag, ICD 2020 Hadirkan KBRI & ITPC

Image source: Comunicaffe.com

Image source: Comunicaffe.com

BENGKULU, PROGRES.ID – Kemeterian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) andil dalam mendukung acara International Coffee Day (ICD) 2020 yang berlangsung secara virtual. Hadirnya Kemenlu dan Kemendag memberikan warga dalam  ICD 2020 ini, karena ada acara talkshow yang membahas market review kopi Indonesia.

Talkshow ini membahas upaya dan target ekspor kopi Indonesia ke negara-negara pengonsumsi kopi dalam jumlah besar, terutama kopi jenis robusta, seperti Amerika Serikat. Talkshow ini menghadirkan pembicara yang berasal dari berbagai kalangan. Mewakili Pemerintah RI ada Ratu Silvy Gayatri (Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenlu untuk Amerika dan Eropa), Dedi Yudianto (CEO of Kopi Blockchain) dan Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag, Olvy Andrianita.

Hadir sebagai peserta talkshow ini perwakilan Duta Besar dari KBRI Moskwa dan ITPC Dubai, Los Angles, Meksiko, dan Hamburg serta para pengusaha dan pecinta kopi.

ICD Bengkulu 2020

Narasumber talkshow ICD Bengkulu 2020 (Tangkapan layar)

Menurut Ratu Silvy Gayatri, saat ini kopi Indonesia menjadi pusat perhatian negara-negara penikmat kopi di dunia. Untuk itu Indonesia harus memiliki strategi jitu untuk bisa mendapatkan pasar dunia, agar kopi yang ada di Indonesia mampu dijual keluar dan menyejahterakan petani kopi.

Baca Juga |  PROGRES.ID Resmi Terverifikasi Administratif dan Faktual

“Kita harus berbenah agar mendapatkan pasar ekspor yang besar,” kata Ratu.

Sementara itu, Olvy Andrianita mengatakan, Virtual ICD 2020 ini akan sangat membantu pemerintah menyiapkan pasar ekspor ke negara yang menjadi konsumen kopi. Terlebih saat ini Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.

Baca Juga |  Hasil Survei Fixpoll Agusrin-Imron Menang, Helmi-Muslihan Paling Buncit

“Soal kopi, banyak negara tertuju pada Indonesia. Peluang ini harus bersama-sama kita manfaatkan untuk menembus pasar kopi dunia,” ujar Olvy.

Jadwal Trading Kopi

Meski pun diselenggarakan secara virtual, kegiatan trading kopi tetap dilaksanakan. Adapun kegiatan trading di mulai pukul 13.00 – 15.00 :

  1. Untuk wilayah Asia Pasifik, Afrika dan Timur Tengah
  2. Eropa dan Rusia pukul 15.00 hingga 19.00
  3. Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Amerika Utara pukul  19.00 hingga 24.00
  4. Selandia Baru pukul 10.00 hingga 12.00 (Jika tersedia)

Untuk diketahui, trading Bengkulu sudah mendapatkan 2 calon pembeli (buyer) untuk di-follow up. Mereka adalah dari Korea dan sudah siap membeli robusta Bengkulu melalui Bencoolen Coffee. Saat ini sedang dalam proses kesepakatan.(rls)

Share :

Baca Juga

Chevron

Bisnis

Chevron Resmi Akuisisi Noble Energy Senilai $ 4,1 Miliar
Agusrin Imron Rosyadi

Berita Utama

Gugatannya Dikabulkan Bawaslu, Segini Kekayaan Agusrin-Imron
International Coffee Day

Berita Utama

Peserta Virtual International Coffee Day 2020 Diajak Jelajahi Ekosistem Kopi
Gita Gopinath

Ekonomi

IMF: Covid-19 Picu Resesi Global Tahun Ini
Infografis kekayaan ketua dprd di provinsi bengkulu

Ekonomi

Ini Daftar Kekayaan Ketua DPRD Se-Provinsi Bengkulu, Ada yang Minus & Belum Pernah Lapor LHKPN
Unilever

Bisnis

Unilever Coba Perbaiki Citra Jadi Perusahaan yang Ramah Lingkungan
Badan Energi Dunia

Ekonomi

IEA Sebut Pemulihan Permintaan Energi Dapat Tertunda Hingga 2025
error: Konten ini dirpoteksi !!