Medsos Diramaikan Iklan Indosat Sindir Telkomsel

Juni 19, 2016

PROGRES.ID – Media sosial (Medsos) diramaikan dengan iklan operator seluler Indosat Ooreedoo yang secara terang-terangan menyebut operator saingannya, Telkomsel sebagai operator bertarif mahal.

Iklan sindiran itu pun mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna media sosial. Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Deva Rachman dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Progres.id dari Okezone menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari program edukasi dan testimoni kepada pelanggan terutama bagi masyarakat di luar Jawa.

“Pelanggan di luar Jawa mengatakan tarif telefon di sana mahal dan tidak ada pilihan lain di pasar, lebih dari 80 persen pasar di luar Jawa hanya dikuasai oleh satu pemain dominan dunia telekomunikasi saja,” tulis Deva.

Sementara itu, Vice President Corporate Communications Telkomsel, Adita Irawati melalui Kompas Tekno mengomentari perihal iklan Indosat Ooreedoo tersebut. Ia mengatakan bahwa persaingan bisnis merupakan suatu hal wajar dan bisa menjadikan industri lebih sehat. Namun persaingan itu harus dilakukan dengan cara santun dan tidak merugikan warga.

“Sebagai operator telekomunikasi yang beroperasi hingga pelosok, perbatasan dan pulau terluar Indonesia, dalam menjalankan usahanya Telkomsel selalu berpegang pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan patuh pada ketentuan yang berlaku,” ujar Adita kepada KompasTekno, Jumat (17/6/2016).

Ia pun enggan jika tarif layanan Telkomsel dikatakan mahal. Menurutnya, Telkomsel sudah memberikan sejumlah opsi paket kepada pelanggannya sesuai dengan kebutuhan komunikasinya.

Ia juga mengklaim bahwa Telkomsel selalu berusaha transparan penarikan tarif. Sebelum pelanggan membeli paket, Telkomsel selalu menginformasikan harga paket.(pid)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.