Home / Ekonomi & Bisnis / Internasional

Sabtu, 5 September 2020 - 10:07 WIB

Utang Pemerintah AS Hampir Sama dengan PDB Amerika

Gedung Capitol di Washington, Amerika Serikat | Foto: Republika.co.id

Gedung Capitol di Washington, Amerika Serikat | Foto: Republika.co.id

PROGRES.ID – Kantor Anggaran Kongres (CBO) Amerika Serikat yang nonpartisan mengatakan, Rabu (2/9), nilaiutang pemerintah AS pada akhir 2020 kira-kira akan sama dengan Produk Domestik Bruto (PDB) AS dan akan melampauinya pada 2021.

CBO mengatakan ketidakseimbangan fiskal belum dialamiAmerika sejak akhir Perang Dunia II.

Pada akhir tahun ini, analis kongres mengatakan utang AS akan mencapai 98 persen dari PDB atau sekitar $19 triliun dan tahun depan akan melampaui besarnya PDB AS.

Alasannya sederhana:besarnya bantuan pemerintah untuk bisnis, sebagian besar rumah tangga AS, dan pekerja yang menganggur yang terkena dampak pandemi virus corona telah melambungkan defisit anggaran pemerintah.

Baca Juga |  Persaingan Ketat 'Ngamen' di Stasiun Kereta Bawah Tanah New York

Terakhir kali tingkat utang AS melampaui PDB adalah pada 1946, ketika mencapai 106 persen setelah pengeluaran militer selama bertahun-tahun untuk membantu mengakhiri Perang Dunia II.

Defisit anggaran tahunan pemerintah diproyeksikan meningkat menjadi $3,3 triliun pada akhir tahun fiskal pada 30 September, lebih dari tiga kali lipat dari tahun lalu. Defisit ini sudah meningkat tajam karena pemotongan pajak pemerintah yang disetujui Kongres dan peningkatan anggaran, tetapi pandemi menambah lagi defisit tahunan.

Publik, termasuk investor perorangan, bank AS dan pemerintah asing, serta pemerintah negara bagian dan lokal AS memiliki$20 triliun, atau 77 persen, dari utang nasional sedangkan sisa utang dipegang institusi antar pemerintah, seperti danapensiun dan layanankesehatan bagi lansia Amerika.

Baca Juga |  Jadi Tokoh Manga Jepang, Mentri Susi Ingin Bertemu Komikus yang Menggambar Dirinya

Dengan pengeluaran ekstra untuk pandemi, defisit federal tahunan AS pada tahun 2020 diperkirakan sama dengan sekitar 16 persen ekonomi nasional dan akan menjadi jumlah terbesar sejak 1945.

Anggota Kongres sering mengatakan ingin menurunkan defisit di bawah 3 persen, meskipun sebagian pendukung Partai Republik sering mengatakan, bahkaningin menghapus defisit.

Defisit anggaran dianggap pantas untuk membantu ekonomi negara, yang terbesar di dunia untuk bangkit kembalidari kehancuran akibat pandemi. Jutaan pekerja masih menganggur di AS. [my/pp]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Uber dan Grab

Berita Utama

Merger, Singapura Denda Grab dan Uber $9,5 Juta

Berita Utama

Menghina Rupiah Sama Saja Menghina Indonesia
saham

Berita Utama

Imbas Pandemi Corona, Pasar Saham Ambruk dan Banyak Perusahaan Dunia PHK Massal

Berita Utama

Harga Cabai Semakin Turun, Diperkirakan Akan Mencapai 15 ribu per Kilo

Internasional

Jadi Tokoh Manga Jepang, Mentri Susi Ingin Bertemu Komikus yang Menggambar Dirinya
Samsung Smartphone

Ekonomi & Bisnis

Kuasai Pasar Smartphone Terbesar Kedua, Huawei Geser Posisi Apple
Minyak Arab Saudi

Berita Utama

Arab Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah
Rapat BBM

Berita Utama

BPH Migas Bakal Tambah Kuota Solar Bengkulu 112,9 Kilo Liter
error: Konten ini dirpoteksi !!