Home / Berita Utama / Politik

Minggu, 17 Desember 2017 - 18:02 WIB

Airlangga Hartarto dan Pro Kontra Rangkap Jabatan

Airlangga Hartarto | Foto: Pepnews.id

Airlangga Hartarto | Foto: Pepnews.id

PROGRES.ID, JAKARTA – Rapat pleno Partai Golkar telah memutuskan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia dipilih setelah setelah jabatan Ketum Golkar yang diisi Setya Novanto kosong setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek KTP-el dan ditahan KPK.

Kemudian muncul pro dan kontra terkait terjadinya rangkap jabatan pada Airlangga Hartanto sebagai menteri dan Ketum Partai Golkar. Sebagian mendesak agar Airlangga mundur dari jabatan menteri, sebagian lagi meminta Airlangga tetap bertahan.

Partai Perindo pun menyarankan agar Airlangga mundur dari jabatan menteri perindustrian. Seperti diungkapkan Ketua Bidang Energi dan Perindustrian Partai Perindo Hendrik Kawilarang Luntungan, yang ditulis TribunNews, Senin (11/12/2017).

Baca Juga |  Sayap Tabrak Tiang Lampu, Pesawat Lion Air JT 633 Tujuan Bengkulu-Jakarta Batal Berangkat

Hendrik menilai akan terjadi vacuum of power dalam kementerian itu jika Airlangga mempertahankan jabatan menterinya.

“Kita harus memaknai bahwa jabatan menteri adalah sebuah amanah rakyat yang diwujudkan dalam bentuk penugasan Presiden. Sebaiknya jika ada menteri yang ingin maju dalam kontestasi ketua umum partai politik, izin mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Hendrik dikutip dari TribunNews.com.

Hendrik mengkhawatirkan momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang menggelliat pada arah positif tidak dapat dirasakan sektor industri, jika sang menteri akan lebih fokus dengan urusan kontestasi internal partai.

“Tentu hal ini akan sangat terkait dengan isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi dengan segera. Pilihannya adalah, secara terhormat Menteri Airlangga mengundurkan diri dan fokus dengan kontestasi internal Partai Golkar, atau Presiden Jokowi memasukkan Kementrian Perindustrian sebagai daftar Menteri yang di reshuffle,” tegasnya.

Baca Juga |  7 Tahun Mangkrak, Pembangunan Bandara Kulon Progo Akhirnya Dimulai Kembali

Pada berita berbeda, TribunNews juga melansir berita berjudul “Kader Golkar Aceh: Jadi Ketua Umum Airlangga Hartarto tak Perlu Mundur dari Menteri.” Pada berita itu, Fungsionaris Partai Golkar, Marzuki Daud mengatakan, Airlangga Hartarto tidak perlu mundur dari jabatannya.

“Tidak perlu mundur dari jabatan sebagai menteri, karena menjadi ketua umum partai. Saya yakin Airlangga Hartarto akan mulus terpilih dalam Munas Partai Golkar nanti,” kata Marzuki Daud, Sabtu (16/12/2017).(pid)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Rio Haryanto Finis Urutan 17, Rosberg Menangi GP Formula 1 Bahrain
Paskibraka Bengkulu Elsa

Berita Utama

Cerita Elsa yang Termotivasi Senior Jadi Paskibraka 2017 Asal Bengkulu
Kawasan Teluk Sepang

Berita Utama

Soal Matinya Ikan dan Penyu, Warga Teluk Sepang Sebut Ada Fitnah Sudutkan PLTU

Berita Utama

Benarkah UN Akan Dihapuskan?
Timnas Indonesia

Berita Utama

Timnas Indonesia Atur Strategi Khusus Hadapi Thailand

Berita Utama

Besok Polisi Operasi Besar-Besaran, Kabag Ops Korlantas Polri : Operasi Simpatik Bukan Razia, Tidak Boleh Ada Tindakan

Berita Utama

Pos TNI AU Ujung Genteng Dirusak Massa, Sudah Berakhir Damai
pelantikan M Saleh

Berita Utama

Tokoh Bengkulu M Saleh Terpilih Sebagai Ketua DPD RI
error: Konten ini dirpoteksi !!