Home / Berita Utama / Rejang Lebong

Senin, 9 April 2018 - 17:16 WIB

Alat Rusak dan Gangguan Jaringan Perlambat Cetak e-KTP

Suasana pelayanan pembuatan dokumn kependudukan di Dinas Dukcapil Rejang Lebong | Foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

Suasana pelayanan pembuatan dokumn kependudukan di Dinas Dukcapil Rejang Lebong | Foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Banyak sarana atau peralatan yang rusak dan gangguan jaringan menjadi penyebab utama dalam pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP atau KTP-el) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kepala Bidang pelayanan pendaftaran penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rejang Lebong, Mei Susanti mengatakan tahun 2012 di 15 kecamatan semua peralatan e- KTP semuanya masih berfungsi sehingga mempermudah masyarakat untuk proses pembuatan KTP.

Namun saat ini hanya tiga kecamtan yang masih berfungsi yakni kecamatan Curup, Curup Tengah dan kecamatan Curup Selatan.

“Disamping keterbatasan alat perekam data, juga akibat jaringan lemot. Selain itu printer yang berada di dinas Dukcapil hanya ada dua unit. Sehingga membuat pencetakan terbatas,” papar Mei Susanti saat ditemuai PROGRES.ID, Senin (9/4/2018) di ruang kerjanya.

“Setiap hari kami hanya mampu mencetak sebanyak 100 e-KTP itu pun jika jaringannya lancar,” lanjut Mei Susanti.

Untuk itu, dia mengharap agar masyarakat yang ingin membuat KTP supaya bersabar. Bagi pemula yang akan membuat KTP harus menunggu waktu dua minggu. Sedangkan untuk mengganti karena pindah domisili atau ada data yang berubah perlu waktu agak lama terkadang yang bersangkutan memberikan data tidak valid atau berbeda dengan data di pusat.

Kabid Dukcapil

Mei Susanti | Foto: Hasan Basri/PROGRES.ID

Salah seorang warga Kelurahan Talang Rimbo Lama, Ratna Ningsi mengaku dirinya sejak tahun 2017 lalu sudah merekam data secara offline akan tetapi hingga Maret 2018 belum juga bisa melakukan pencetakan.

“Saya sejak tahun 2017 sudah rekam data namun belum bisa mendapatkan e- KTP. Seterusnya dua minggu lalu saya datang lagi dengan rekam data secara online dan akhinya pagi tadi KTPnya sudah bisa diambil,” terangnya.(asb)

Share :

Baca Juga

Lion Air

Berita Utama

Ada 20 Pegawai Kemenkeu Ikut dalam Pesawat Lion Air yang Jatuh

Berita Utama

CIA Pecat Kepala Stasiunnya di Wina Terkait Penanganan Kasus Sindrom Havana

Berita Utama

Aktor Senior Hollywood Ini Favoritkan Film Indonesia The Raid 2

Berita Utama

Fenomena ‘Telolet’ Indonesia Mendunia, Jokowi: Ini Cara Unik untuk Bahagia
Muslihan

Berita Utama

Cawagub Muslihan DS Tutup Usia, Kabar Ini Viral di Media Sosial

Berita Utama

Jokowi Paparkan Program Prioritas G20 dalam Sidang Umum PBB

Berita Utama

Proyek Kapal Selam Nuklir Australia Tambah Ketegangan di Kawasan
logo toyota

Berita Utama

Toyota, Honda Menentang Rencana Penerapan Pajak Kendaraan Listrik AS