Home / Berita Utama / Internasional

Jumat, 24 September 2021 - 10:41 WIB

Anak-anak Terlantar di Suriah Terjebak dalam Kesengsaraan

PROGRES.ID –

Hampir dua setengah tahun setelah jatuhnya kekhalifahan yang dideklarasikan sendiri oleh kelompok teror ISIS, tampaknya tidak ada jalan keluar bagi puluhan ribu anak yang telah kehilangan tempat tinggal.

Badan-badan bantuan dan pengamat mengatakan, anak-anak itu, yang sebagian berasal dari keluarga yang berbondong-bondong bergabung dengan ISIS dan sebagian dari keluarga yang melarikan diri dari pasukan ISIS, dibiarkan tak terurus di kamp-kamp pengungsi di Suriah timur laut. Mereka dibayangi oleh kekerasan dan bahkan kematian.

“Anak-anak itu mengalami peristiwa traumatis yang tidak seharusnya dialami oleh anak-anak,” kata Sonia Khush, Direktur tanggap Suriah untuk organisasi Save the Children, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (23/9).

“Setiap hari mereka tidak diberi kesempatan untuk pulang ke rumah mereka, tidak diberi layanan khusus yang sangat mereka butuhkan, dan tidak diberi hak untuk hidup dengan aman.”

Dalam sebuah laporan pada Kamis, kelompok bantuan itu menggambarkan kondisi di dua kamp utama – al-Hol dan Roj, dalam kondisi yang mengerikan bagi 40.000 anak yang tinggal di sana.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa kamp-kamp itu penuh sampah dan limbah. Hanya ada sedikit akses ke sanitasi atau perawatan kesehatan. Sebagian penghuni mengeluh, mereka terkadang hidup berhari-hari tanpa air minum.

Laporan tersebut lebih lanjut menuturkan bahwa tingkat penderita kekurangan gizi meningkat, dan berbagai macam penyakittelah merenggut nyawa anak-anak di kamp tersebut. Dua kondisi itu menyebabkan angka kematian rata-rata menjadi dua anak dalam seminggu selama delapan bulan pertama pada tahun 2021. (ps/ka)

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Anggota Kongres AS Kecam Facebook
Hamka Sabri zoom meeting

Berita Utama

Pelantikan Kepala Daerah Virtual Paling Cepat Akhir Februari 2021 Ini

Berita Utama

Kapal Karam Sisa PD I Jadi Museum Dasar Laut di Turki

Berita Utama

Partai Buruh ‘Baru’ Bersiap Ikut Pemilu 2024

Berita Utama

PBB Kutuk Tindakan Keras Taliban terhadap Para Demonstran Damai 

Berita Utama

Pasca 9/11, Muslim Amerika Masih Perangi Bias

Berita Utama

Facebook Hapus Sebagian Konten yang Dilarang di Rusia

Berita Utama

AS-Jerman Tuan Rumah Pembicaraan tentang Afghanistan