Home / Berita Utama / Peristiwa

Senin, 29 Agustus 2016 - 16:51 WIB

Asap Riau Rambah Singapura

Pemadaman api di Riau | blog.act.id

Pemadaman api di Riau | blog.act.id

BNPB Turunkan 7.200 Personil Satgas

┬áPROGRES.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengupayakan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau yang terus bertambah. Sebanyak 7.200 personil satgas darat dan satgas udara dikerahkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang dampak asapnya dikabarkan telah merambah Singapura.

Berdasarkan analisis bnpb.go.id sebaran hotspot, arah angin, sebaran asap dari satelit dan kualitas udara menunjukkan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan di Riau terbawa angin ke arah Timur-Tenggara-Timur Laut hingga mencapai Singapore. Konsentrasi asap terpantau masih cukup tipis. Arah angin di atmosfer Riau dominan bergerak dari Barat-Barat Laut ke arah Timur-Tenggara, yang kemudian di sekitar barat Singapura mengarah ke Timur Laut. Ini adalah pola pergerakan angin pada musim kemarau di Riau yang selalu dikhawatirkan membawa asap dari Riau ke Singapore seperti halnya pada tahun sebelumnya seperti saat kebakaran hutan dan lahan tahun 2013, 2014 dan 2015.

Baca Juga |  Gempa Bumi Kuat Guncang Ambon, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, kebakaran ini menimpa tiga area, kebakaran di lahan masyarakat, kebakaran di lahan konsesi, dan di lahan terbuka. Hingga saat ini, terhitung Jumat, (26/8/2016) titik hotspot yang teridentifikasi terus bertambah.

Baca Juga |  Bom Melotov Dilempar ke Rumah BM PT BMQ, Mobil Avanzanya Terbakar

“Total ada 85 spot di Riau, dan 71 di Rokan Hilir,” jelas Sutopo, seperti yang dilansir Detik.com Senin (29/8/2016).

Selain itu, BNPB juga mengerahkan 3 helikopter water bombing, 2 pesawat air tractor water bombing dan 1 pesawat Casa untuk hujan buatan.

Sebanyak 21,7 juta air sudah dijatuhkan dari udara untuk memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Riau. Begitu juga 40 ton garam dapur (NaCl) telah ditaburkan ke awan-awan untuk dijatuhkan menjadi hujan. Ribuan sekat kanal, embung dan sumur telah dibangun untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.(dsy)

Share :

Baca Juga

Wakil menteri

Berita Utama

Presiden Jokowi Perkenalkan 12 Wakil Menteri, Ini Daftar Lengkapnya
Dirwan Mahmud

Berita Utama

Dirwan Mahmud Merasa Dijebak
Meretas

Berita Utama

Email BNPB Diretas Untuk Penipuan
Minyak Arab Saudi

Berita Utama

Arab Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah

Peristiwa

Masalah Bendungan, Ini Komentar PDAM

Peristiwa

Teruskan Tradisi Baik Sejak 1960-an, Istiqlal Buka Lahan Parkir Bagi Jemaat Katedral

Berita Utama

Bupati Rejang Lebong: Sambung Rasa Nasional AKKI Diharapkan Menjadi Draf UU Desa

Berita Utama

Buka Piala Presiden 2017, Jokowi Tendang Kick-Off
error: Konten ini dirpoteksi !!