Home / Berita Utama / Internasional

Senin, 30 Agustus 2021 - 18:15 WIB

Badai Ida Melemah, Tetapi Masih Jadi Ancaman di Louisiana dan Mississippi

PROGRES.ID –

Badai Ida, yang mencapai daratan negara bagian Louisiana sebagai badai kategori 4 yang berbahaya, telah melemah menjadi badai kategori 2 pada Minggu malam.

Namun badai itu tetap kuat dan Pusat Badai Nasional (NHC) Minggu malam menyatakan Ida bertanggung jawab atas munculnya “gelombang badai yang merusak, angin sangat kencang, dan banjir bandang … di beberapa daerah di bagian tenggara Louisiana.”

Ida telah membuat listrik padam di beberapa daerah di Louisiana dan Mississippi, membuat lebih dari satu juta orang dalam kegelapan, termasuk di seluruh kota New Orleans.

Sebuah kendaraan terlihat setengah tenggelam di parit, di sebelah jalan bebas hambatan di Bay Sain Louis, Mississippi yang terancam banjir di hantaman badai Ida, Minggu, 29 Agustus 2021. (Foto AP / Steve Helber)

Sebuah kendaraan terlihat setengah tenggelam di parit, di sebelah jalan bebas hambatan di Bay Sain Louis, Mississippi yang terancam banjir di hantaman badai Ida, Minggu, 29 Agustus 2021. (Foto AP / Steve Helber)

Kematian pertama akibat Ida telah dilaporkan. Korban tewas akibat tertimpa pohon tumbang. Badai ini disertai angin berkecepatan 165 kilometer per jam pada Minggu malam.

NHC menyatakan warga kemungkinan menghadapi hujan lebat di sepanjang pesisir tenggara Louisiana, meluas ke arah timur laut ke arah Lembah Mississippi Bawah pada hari Senin. Hujan bercurah total 25 hingga 45 centimeter kemungkinan turun mengguyur Louisiana Tenggara hingga jauh ke selatan Mississippi, dengan curah maksimum 61 centimeter mungkin terjadi di beberapa tempat.

“Ini kemungkinan besar mengakibatkan banjir bandang yang mengancam jiwa dan banjir di perkotaan serta luapan sungai yang signifikan,” kata para pakar cuaca.

Peringatan badai diberlakukan di Morgan City, Louisiana, hingga ke mulut Sungai Mutiara, Danau Pontchartrain, Danau Maurepas, dan kawasan metropolitan New Orleans.

Enam belas tahun silam, 29 Agustus 2005, Badai Katrina mendarat di Louisiana sebagai badai kategori 3. Katrina menyebabkan 1.800 tewas, tanggul-tanggul bocor dan banjir merusak di New Orleans. Sistem tanggul federal telah diperbaiki setelah itu, dan Gubernur Louisiana John Bel Edwards memperkirakan tanggul itu akan mampu menahan air. [uh/ab]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

AS, Meksiko akan Rombak Strategi Perang Lawan Kartel Narkoba

Berita Utama

Warga AS Keturunan Vietnam Bantu Pengungsi Afghanistan

Berita Utama

Fenomena Bola Salju Raksasa
Gubernur Rohidin sampaikan keterangan

Berita Utama

BPBD Provinsi Bengkulu: Hingga 28 April Tercatat 12 Meninggal, 7 Hilang,12 Ribu Mengungsi Akibat Banjir

Berita Utama

Peran Ketua Kepala Staf Gabungan AS di Akhir Pemerintahan Trump Tuai Kontroversi

Berita Utama

Afghanistan Dapat Jatuh Miskin Total pada Pertengahan 2022

Berita Utama

Badai Ancam Louisiana, Puluhan Ribu Mengungsi

Berita Utama

Ratusan Migran Haiti Pergi ke Meksiko Setelah AS Melakukan Pengusiran Besar-besaran