Home / Berita Utama / Internasional

Senin, 9 November 2020 - 14:19 WIB

Belum Dilantik, Biden Belum Punya Kewenangan dalam Pemerintahan AS

Joe Biden saat masih menjabat sebagai Wapres AS berjabat tangan dengan Presiden Joko Widodo saat tiba untuk menghadiri jamuan makan siang di Naval Observatory, 28 Oktober 2015 (Foto: Setpres)

Joe Biden saat masih menjabat sebagai Wapres AS berjabat tangan dengan Presiden Joko Widodo saat tiba untuk menghadiri jamuan makan siang di Naval Observatory, 28 Oktober 2015 (Foto: Setpres)

PROGRES.ID – Di Amerika Serikat (AS), Joe Biden dari Partai Demokrat kini disebut presiden terpilih. Artinya, tokoh yang telah berkiprah hampir seabad dalam bidang politik ini, akan menjadi pemimpin negara yang baru.

Presiden terpilih adalah istilah, bukan jabatan resmi. Dengan demikian, Biden belum punya kewenangan dalam pemerintahan di AS, hingga ia dilantik pada 20 Januari 2021.

Namun, Biden telah mempertimbangkan beberapa pejabat untuk mengisi pemerintahannya. Dan ia juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari pertama setelah menjabat, dia akan membatalkan beberapa kebijakan Presiden Donald Trump dari Partai Republik, yang dia kalahkan dalam pemilu.

Jadi, banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan oleh Biden dalam 2,5 bulan ke depan, tapi dia belum punya kewenangan dalam kapasitas resmi.

Trump masih menjabat sebagai presiden ke-45. Masa jabatan empat tahunnya akan segera berakhir.

Hasil pilpres AS baru akan disertifikasi secara resmi beberapa minggu lagi.

Baca Juga |  Penghitungan Suara Berlanjut, Biden Minta Semua Pihak Sabar

Pertama, para pejabat di ke-50 negara bagian plusDistrict of Columbia harus mensertifikasi hasil penghitungan suara bagi Biden dan Trump. Sejumlah negara bagian masih melakukan penghitungan suara dari pemilu pada Selasa (3/11) dan pemilu awal beberapa minggu sebelumnya.

AS memilih presiden lewat sistem demokrasi tidak langsung, dalam Electoral College yang beranggotakan 538, di mana sedikitnya 270 suara diperlukan untuk mengklaim kemenangan. Negara bagian yang paling padat penduduknya, memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan hasil, bukan jumlah suara populer secara nasional.

Di semua kecuali dua negara bagian, pemenang yang meraih suara populer terbanyak, berhak mengumpulkan semua jumlah elektor. Di Maine dan Nebraska yang tidak begitu padat penduduknya, elektor ditentukan oleh hasil pemilihan di distrik Kongres dan negara bagian.

Baik Biden dan Trump sama-sama memiliki daftar elektor di masing-masing negara bagian. Para elektor ini akan memberi suara mereka dalamElectoral College pada pertengahan Desember, tergantung hasil di masing-masing negara bagian. Kongres kemudian akan mensertifikasi hasilElectoral College secara keseluruhan pada awal Januari, sekitar dua minggu sebelum pelantikan.

Baca Juga |  Trump Tegaskan Perubahan Iklim Bukan Hoaks

Trump telah mengajukan sejumlah gugatan hukum mengklaim terdapat penyimpangan dalam pemilu dan penghitungan suara dalam beberapa hari terakhir. Dia mengatakan, tanpa bukti sejauh ini, bahwa penyimpangan-penyimpangan itu akan membatalkan kemenangan Biden dan memberi Trump masa jabatan kedua.

Namun, semua jaringan TV besar dan berbagai surat kabar terkemuka AS telah memproyeksikan Biden sebagai pemenang. Trump, Minggu (8/11), masih mengklaim bahwa dia dicurangi.

Karena Biden unggul dalam penghitunganElectoral College tidak resmi dan diyakini memiliki lebih dari 270 elektor yang dibutuhkan untuk menang, dia pun dinyatakan sebagai presiden terpilih. [vm/ft]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pancasila Dilecehkan, Panglima TNI Hentikan Kerjasama Militer dengan Australia
Gedung MPR RI

Berita Utama

Covid-19, Pemilihan Serentak 2020 Ditunda
Timnas Indonesia

Berita Utama

Indonesia Tumbangkan Malaysia 3-0
Panda xiang xiang

Internasional

Setelah 2 Bulan Tutup, Jepang Buka Kembali Kebun Binatang Ueno

Berita Utama

7 Tahun Mangkrak, Pembangunan Bandara Kulon Progo Akhirnya Dimulai Kembali
Menhub Budi Karya

Berita Utama

Istana Sebut Menhub Budi Karya Sumadi Terjangkit Corona
sawah lebar

Berita Utama

Bersiap Sambut Porwil Sumatra, Stadion dan GOR Sawah Lebar Segera Renovasi

Berita Utama

Diawali Razia Narkoba Picu Pembakaran Lapas, 5 Tewas
error: Konten ini dirpoteksi !!