BKN Sebut 57.724 ASN di Indonesia Fiktif, Sejumlah Pemda Bantah

April 28, 2016
Berita Utama Nasional 0   141 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan 57.724 Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga fiktif. Jika temuan ini pada kemudian hari dinyatakan benar, maka negara merugi hingga triliunan rupiah untuk membayar gaji ASN fiktif ini.

Kepala Daerah (Kada) dan Badan Kepegawaian Daerah di masing-masing daerah membantah adanya ASN fiktif. Dikutip dari situs berita Antara, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menegaskan, tak ada uang negara yang mengalir ke ASN Fiktif.

Sementara itu, Kepala BKD Pekanbaru, Riau, Azharisman Rozie, juga membantah adanya ASN fiktif di daerahnya. Ia menilai semua ASN di Pemkot Pekanbaru telah terdata dan sah.
“Untuk Kota Pekanbaru sendiri Insya Allah tidak ada ASN yang bodong atau fiktif. Semua ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru sudah terdata dan sah,” kata Azharisman seperti dikutip dari HalloRiau.com.
Hal serupa diterangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia menilai kemungkinan ada kesalahan sistem.

“Bisa saja terjadi karena sistemnya nggak baik, baru kita buat,” kata Basuki di Jakarta, Rabu (27/4/2016) dilansir dari AntaraNews.com.
Kepala BKD DKI Jakarta, Agus Suradika mengungkapkan sebanyak 1.848 ASN di Jakarta tidak melakukan elektronik Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (e-PUPNS).

ASN ini terdiri dari 780 pensiunan, 371 berhenti dengan hormat, 211 meninggal dunia, 55 berhenti tidak hormat, 27 berhenti sementara, 4 Calon ASN mengundurkan diri dan 68 PNS belum melakukan e-PUPNS.

“1.848 itu yang masih tercatat di Badan Kepegawaian Negara, dan belum melakukan e-PUPNS,” ungkap Agus.(**)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.