BPJS Catat 66 Ribu Peserta JKN Menunggak Iuran Wajib

September 4, 2018
Featured Kesehatan 0   138 views 0

PROGRES.ID, BENGKULU – Berdasarkan data dari BPJS Cabang Bengkulu diketahui sebanyak 66 ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bengkulu saat ini menunggak iuran.

Angka tersebut terbilang tinggi hingga memicu BPJS merugi. Menanggulangi hal tersebut, BPJS meminta masyarakat meningkatkan kesadarannya dalam membayar kewajiban sebagai peserta JKN. Selain langkah tersebut BPJS juga berencana menonaktifkan kepeserataan sebagian peserta yang menunggak.

Kepala Cabang BPJS Bengkulu Rizki Lestari mengatakan, peserta JKN yang menunggak iuran wajib itu mayoritas peserta BPJS Mandiri yang masih berusia muda.

“Kita sudah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan angka kesadaran masyarakat dan diharapkan semua pihak saling bekerjasama agar BPJS tidak terus mengalami kerugian. Salah satunya kami akan terapkan denda, kemudian penonaktifan kepesertaan JKN yang kita nilai sulit ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sosialisasi BPJS

BPJS Cabang Bengkulu saat menggelar sosialisasi di aula Wahan Surya (Foto: Hendry Dunan/PROGRES.ID)

BPJS Cabang Bengkulu saat ini juga tengah menggalakkan agar Aplikasi Mobile JKN bisa dikenal dan di pergunakan masyarakat. Aplikasi tersebut diklaim dapat mempermudah pelayanan BPJS ke masyarakat. Dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat melihat dan mengetahui seluruh pelayanan BPJS termasuk tagihan yang harus dibayar.

“Untuk lebih jelasnya kami juga memiliki care center di 1500 400, hubungi saja petugas kami, kami siap melayani semua keluhan dan pertanyaan yang diajukan masyarakat. Ini juga cara kami agar peserta bisa memonitor kewajiban mereka,” tandas Rizki.(hdn)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.