Home / Berita Utama / Hukum

Senin, 30 Maret 2020 - 23:54 WIB

Covid-19, Pemilihan Serentak 2020 Ditunda

Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta (Foto: VOA Indonesia/PROGRES.ID)

Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta (Foto: VOA Indonesia/PROGRES.ID)

Gedung MPR RI

Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta (Foto: VOA Indonesia/PROGRES.ID)

JAKARTA, PROGRES.ID – Pemilihan Serentak 2020 akhirnya diputuskan ditunda. Pemilihan baru bisa digelar setelah situasi mulai aman dari corona virus disease 2019 (Covid-19).

Keputusan ini diambil setelah Komisi II DPR RI bersama pemerintah yang diwakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat pada Senin (30/3/2020) di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Pada rapat itu, hadir Ketua KPU RI Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Plt Ketua DKPP Muhammad.

“Salah satu poinnya melakukan penundaan tahapan Pilkada 2020 yang berakibat pada penundaan pelaksanaan pemungutan suaranya serta tahapan lainnya,” kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa via telepon seperti dikutip dari Kompas.com dengan berita berjudul ‘Pemerintah dan DPR Sepakat Tunda Pilkada 2020 di Tengah Wabah Covid-19‘.

Baca Juga |  Belajar Daring Semasa Pandemi Pengaruhi Penglihatan Anak-Anak

DPR, lanjut Saan, meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016. Pasalnya, DPR tidak mungkin merevisi UU Pilkada dalam situasi Covid-19 yang sedang mewabah.

“Instrumen untuk menundannya kita bicarakan melalui perppu. Kalau melakukan revisi UU Pilkada dalam situasi seperti ini rasanya tidak mungkin,” imbuh dia.

Baca Juga |  Ratusan Pusat Medis di Afghanistan Berisiko Ditutup

Menukil CNNIndonesia.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi menuturkan, ada tiga opsi yang diusulkan KPU kepada DPR terkait penundaan waktu pemungutan suara Pemilihan Serentak 2020. Tiga opsi itu yakni, penundaan waktu pemungutan suara selama tiga bulan, enam bulan, atau satu tahun.

“Terkait penundaan pilkada tersebut, KPU mengusulkan tiga opsi, sebagai berikut ditunda tiga bulan pemungutan suara 9 Desember 2020, ditunda enam bulan pemungutan suara 12 Maret 2021, atau ditunda 12 bulan pemungutan suara 29 September 2021,” kata Arwani.(red)

Share :

Baca Juga

Satgas KPK keluar gedung PN Kepahiang

Berita Utama

Kasus Suap Janner CS, Ketua KPK Sebut Bakal Ada Tersangka Baru
senjata 3 dimensi

Berita Utama

Meski Dilarang Hakim Federal, Instruksi Pembuat Senjata 3D Mulai Dijual
Majalah Forbes

Berita Utama

Ini Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia 2016 Versi Forbes
Gianni Infantino

Berita Utama

Final AFF Cup, Presiden FIFA Jagokan Timnas Indonesia

Berita Utama

Diduga Terdapat Alat Bukti, KPK Segel Dua Ruangan di Kejati Bengkulu
ilustrasi gempa

Berita Utama

Gempa Magnitudo 6,9 Disusul 6,8 Guncang Provinsi Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami
Liverpool

Berita Utama

Kejutkan Barca, Liverpool Melaju ke Final Liga Champions
Dukcapil RL

Berita Utama

Alat Rusak dan Gangguan Jaringan Perlambat Cetak e-KTP