presiden joko widodo
Presiden Joko Widodo | Foto: Istimewa/PROGRES.ID

PROGRES.ID, JAKARTA – Pertemuan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan ketua berbagai partai akhir-akhir ini merupakan upaya memperoleh kesamaan sikap atas memanasnya situasi politik saat ini. Pertemuan yang disebut dengan konsolidasi Kebangsaan tersebut dilakukan demi tercapainya kesatuan dan persatuan diantara perbedaan yang mencuat sebagai konflik yang dinilai sangat mengancam ideologi bangsa.

Setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jokowi melakukan konsolidasi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Setya Novanto dan Ketum Nasdem Surya Paloh.

“Ini Konsolidasi Kebangsaan, dan ini juga mengingatkan kita semuanya, betapa pentingnya ideologi Pancasila, betapa pentingnya Bhineka Tunggal Ika, betapa pentingnya UUD 1945. Dan mengingatkan semua bahwa kita berbeda-beda. Faktanya seperti itu,” kata Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Negara dikutip dari BBC.

Terkait hal itu, Jokowi mengaku sudah mendengar bahwa ada dugaan makar dibalik aksi unjuk rasa 2 Desember mendatang. Namun, Presiden Jokowi mengingatkan kepada aparat keamanan TNI dan Polri agar melakukan tindakan sesuai dengan Undang-Undang apabila dugaan makar itu dilakukan.

“Ya itu tugasnya Polri dan TNI untuk waspada, yang membahayakan NKRI, demokrasi kita,” ujar Presiden Jokowi Jakarta, dikutip dari TribunNews.com Senin (21/11/2016).

Sementara itu, seperti yang dilansir CNN Jokowi juga telah mengagendakan pertemuan dengan ketum partai lainya termasuk mantan Presiden Susilo Bambang Yodhoyono dalam waktu dekat. Seperti yang diketahui pertemuan Jokowi bersama SBY menjadi momen yang ditunggu banyak pihak. (dsy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.