Home / Berita Utama / Kesehatan

Minggu, 10 Mei 2020 - 21:22 WIB

Didesak Transparan Soal Identitas Pasien Corona, Begini Jawaban Gubernur Rohidin

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan video conference dengan kepala daerah lainnya di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov)

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan video conference dengan kepala daerah lainnya di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov)

Vicon Gubernur

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan video conference dengan kepala daerah lainnya di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov)

BENGKULU, PROGRES.ID – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) didesak membuka identitas orang yang dinyatakan terkonfirmasi terjangkit SARS-Cov2. Ini setelah nama mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman dan Kabid Humas Polda Bengkulu Sudarno tidak dibeberkan ke publik.

Sejumlah jurnalis yang mengaku sering beinteraksi dengan dua pejabat Polda Bengkulu itu mengaku kecewa dengan Gugus Tugas yang tidak transparan soal orang yang terjangkit. Untuk diketahui, di Provinsi Bengkulu tercatat sudah 37 kasus corona. Ada penambahan 23 kasus baru setelah hasil uji swab dari BBLK Palembang dirilis pada Jumat (08/05/2020).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan pendapat akan desakan masyarakat tersebut. Menurutnya, Pemprov Bengkulu dan Gugus Tugas sudah melakukan tugas sesuai Standard Operational Procedure (SOP).

“Semua sudah kita buka sesuai SOP yang berlaku. Tidak ada yang kita tutupi untuk kita bagi informasi ke masyarakat itu sendiri. Kita sudah usahakan yang terbaik terkait update info Covid-19. Jadi, mari kita bekerjasama untuk saling mendukung satu sama lain,” ungkap Gubernur Rohidin usai video conference bersama seluruh bupati/walikota dan seluruh FKPD kabupaten/kota dan provinsi di VIP Pola, Minggu (10/05/2020).

Baca Juga |  Buka Piala Presiden 2017, Jokowi Tendang Kick-Off

Ia menambahkan, mayoritas orang yang terkonfirmasi baru adalah tenaga medis, dan mereka sebelumĀ  dinyatakan positif Covid-19 sudah melakukan isolasi di Badan Diklat Provinsi Bengkulu sejak pertengahan Maret lalu.

“Jadi tidak ada guna juga mencari tahu alamat detail pasien, karena tenaga medis tersebut tidak berada di kediamannya jauh sebelum menangani pasien Covid-19 sebelumnya. Coba kita mulai sekarang untuk menghargai privasi keluarga pasien agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tegas Gubernur Rohidin.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni juga angkat bicara terkait desakan masyarakat akan keterbukaan data pasien positif covid-19. Herwan menyebutkan persoalan tersebut merupakan hal yang wajar dirasakan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu saat ini.

Baca Juga |  BPH Migas Bakal Tambah Kuota Solar Bengkulu 112,9 Kilo Liter

“Kita sebagai manusia biasa tentu memiliki rasa cemas akan informasi terkait apapun mengenai pandemi saat ini. Tapi, jangan sampai berlebihan, hal ini bisa mengakibatkan miskomunikasi yang akan terjadi kedepannya nanti,” jelas Herwan.

Herwan berujar, miskomunikasi yang dimaksud bisa berbentuk munculnya data-data yang tidak valid sehingga memicu timbulnya hoax.

“Di sini kita selaku tim gugus tugas penanganan Covid-19 di Provinsi Bengkulu akan terus bekerja dengan protokol komunikasi publik. Dimana kita tidak boleh membuka data pasien dengan lengkap. Yang boleh kita informasikan hanya berupa inisial, umur, jenis kelamin, hingga gejala yang dirasakan pasien tersebut. Untuk itu, seperti imbauan Gubernur tadi, kita tidak perlu memikirkan hal sejauh itu. Dengan fokus mengikuti anjuran tidak keluar rumah dan menghindari kerumunan, InsyaAllah kita bisa memutus mata rantai pandemi covid-19 secepat mungkin,” tutup Herwan.(rls/pid)

Share :

Baca Juga

Angin kencang

Berita Utama

BMKG Bengkulu Ingatkan Potensi Hujan Disertai Angin Kencang Hingga Gelombang Tinggi
Kerusuhan di Jakarta

Berita Utama

Buntut Rusuh Aksi 22 Mei, Pemerintah Batasi Fitur Medsos
Lion Air

Berita Utama

Ini Daftar Penumpang Lion Air JT 610 yang Jatuh di Perairan Karawang
SBY di Cikeas

Berita Utama

Di Google Trends Kata Kunci ‘4 November’ Masih Kalah dengan ‘Lebaran Kuda’
Komnas perempuan

Berita Utama

Komnas Perempuan, LPSK Desak Jokowi Beri Amnesti untuk Baiq Nuril

Agrikultur

Komoditas Sawit Indonesia Terancam Pasca Keluarnya Resolusi Parlemen Uni Eropa
KSPI

Berita Utama

KSPI Tetap Gelar Aksi Demo 2 Desember
presiden joko widodo

Berita Utama

Akankah Ibu Kota Tetap Pindah, Walau Jokowi Lengser?
error: Konten ini dirpoteksi !!