Home / Berita Utama / Sains dan Teknologi

Minggu, 16 Mei 2021 - 22:07 WIB

Dinosaurus Spesies Baru Ditemukan di Meksiko

Ilustrasi Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) menggambarkan spesies baru dinosaurus bernama Tlatolophus galorum setelah ahli paleontologi menemukan sisa-sisa fosil berusia 72 juta tahun hampir satu dekade lalu, di General Cepeda, Coah

Ilustrasi Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) menggambarkan spesies baru dinosaurus bernama Tlatolophus galorum setelah ahli paleontologi menemukan sisa-sisa fosil berusia 72 juta tahun hampir satu dekade lalu, di General Cepeda, Coah

PROGRES.ID – Seorang peneliti, Jumat (14/5/2021), mengatakan sebuah spesies baru dinosaurus ditemukan di Meksiko. Pakar paleontologi negara tersebut meyakini spesies itu”sangat komunikatif” dan menggunakan suara frekuensi rendah seperti gajah untuk berbicara satu sama lain.

AFP melaporkan spesimen tersebut, yang dinamai Tlatolophus galorum, diperkirakan telah mati sekitar 72 juta tahun yang lalu di tempat yang sekarang menjadi negara bagian utara Meksiko, Coahuila.

Pada awalnya pakar paleontologi hanya menemukan ekornya, dan disusul dengan penemuan sebagian besar tengkoraknya, puncak berongga bertulang 1,32 meter yang digunakan untuk berkomunikasi, serta tulang paha dan tulang bahunya.

Baca Juga |  Komisi III DPRD Kota Bengkulu Sidak Bangunan Terbengkalai di Muara Bangkahulu

“Kami sedang menghitung ukurannya, yang panjangnya bisa antara delapan meter dan 12 meter karena hanya ekornya yang sekitar enam meter,” kata pakar paleobiologi Angel Alejandro Ramirez.

“Kami percaya bahwa dinosaurus ini sangat komunikatif. Mereka bahkan menghasilkan dan merasakan suara frekuensi rendah seperti yang dibuat oleh gajah, yang menempuh jarak beberapa kilometer dan tidak terlihat oleh manusia,” tambah Ramirez.

Dinosaurus yang “damai, tapi banyak bicara” ini juga bisa memiliki kemampuan untuk mengeluarkan suara keras untuk menakut-nakuti pemangsa, Institut Antropologi dan Sejarah Nasional (INAH) mengatakan pada hari Kamis (13/5) ketika mengumumkan penemuan tersebut.

Baca Juga |  Saat Dokter Operasi Otaknya, Pasien di Inggris Ini Tetap Bermain Biola

Peneliti Meksiko memperkirakan jambulTlatolophus galorum mungkin berwarna merah.

“Kami percaya bahwa dinosaurus ini, seperti burung modern, melihat warna sehingga struktur seperti puncaknya mungkin berwarna cerah. Mereka bisa jadi benar-benar merah, atau multi-warna, dengan bintik-bintik,” kata Ramirez.

Penemuan ini masih dalam penyelidikan, tetapi penelitian tentang reptil purba tersebut telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Cretaceous Research, menurut INAH. [ah]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Hamka Sabri zoom meeting

Berita Utama

Pelantikan Kepala Daerah Virtual Paling Cepat Akhir Februari 2021 Ini
Gedung MPR RI

Berita Utama

Covid-19, Pemilihan Serentak 2020 Ditunda
gunting pita

Berita Utama

Resmikan Ponpes Tebu Ireng Al-Hijaz, Bupati RL: Semoga Bermanfaat Bagi Pembangunan Akhlak dan Mental
Karikatur jokowi

Berita Utama

The Manila Times Terbitkan Karikatur Provokatif Jokowi Serang China
Pansel capim KPK

Berita Utama

Tes Capim KPK Selesai, Pansel Serahkan 10 Nama ke Presiden 2 September

Berita Utama

Besok, 24 Orang Tim Dokter Siap Tangani 400 Pasien Katarak dari Rejang Lebong dan Kepahiang

Berita Utama

Resesi Berlanjut, Ekonomi Terkontraksi 0,74 di Triwulan Pertama
Bali

Berita Utama

Daftar Negara Terkaya di Dunia Versi IMF 2018, Indonesia Ranking 7
error: Konten ini dirpoteksi !!