Home / Berita Utama / Internasional

Jumat, 1 Oktober 2021 - 18:43 WIB

Ditunda, Pemungutan Suara untuk RUU Paket Ekonomi Senilai $3,5 Triliun Usulan Biden

PROGRES.ID –

Meskipun telah dilakukan negosiasi sampai larut malam, Demokrat tidak dapat mencapai kesepakatan segera untuk meloloskan paket pembangunan usulan Presiden Joe Biden senilai $3,5 triliun, sehingga memaksa para pemimpin untuk membatalkan pemungutan suara yang dijanjikan untuk “RUU Pekerjaan Umum” itu. Pembicaraan akan dilanjutkan pada hari Jumat (1/10) waktu Amerika.

Ketua DPR Nancy Pelosi telah menahan para anggotanya hingga larut malam dan para penasihat Gedung Putih berkumpul untuk melakukan pembicaraan di gedung Kongres Capitol sementara para pemimpin Fraksi Demokrat di Senat menegosiasikan pengurangan anggaran yang bisa diterima oleh kelompok sentris.

Ketua DPR Nancy Pelosi, berjalan untuk menandatangani RUU pendanaan sementara yang akan mencegah penutupan pemerintah, di Gedung Capitol, Washington, 30 September 2021.

Ketua DPR Nancy Pelosi, berjalan untuk menandatangani RUU pendanaan sementara yang akan mencegah penutupan pemerintah, di Gedung Capitol, Washington, 30 September 2021.

Biden telah mengosongkan jadwalnya untuk setiap kemungkinan diperlukan bersama anggota Kongres, tetapi kesepakatan tidak tercapai, terutama dengan Senator Demokrat Joe Manchin.

Usulan besar-besaran presiden yang mencapai $3,5 triliun pada dasarnya akan menaikkan pajak atas perusahaan dan orang kaya dan mengembalikan uang itu untuk perawatan kesehatan, pendidikan, dan program-program lainnya, yang semuanya menyentuh kehidupan orang Amerika.

Senator Manchin tidak mau mengalah, sentris dari West Virginia itu berpegang teguh pada deklarasi sebelumnya bahwa dia bersedia menyetujui anggaran yang jumlahnya kurang dari setengah dari usulan presiden, yakni $1,5 triliun. “Saya pikir 1,5 triliun mencukupi untuk hal-hal yang perlu kita lakukan. Jumlah itu akan cukup untuk merawat anak-anak kita, untuk merawat warga kita yang berada pada fase akhir hidup mereka, warga senior kita dan kami bekerja keras untuk itu,” kata Manchin kepada wartawan ketika dia meninggalkan Capitol.

Senator Joe Manchin berbicara kepada seorang reporter saat berlangsungnya pemungutan suara mengenai RUU pendanaan sementara pemerintah untuk mencegah penutupan, di Gedung Capitol, Washington, 30 September 2021.

Senator Joe Manchin berbicara kepada seorang reporter saat berlangsungnya pemungutan suara mengenai RUU pendanaan sementara pemerintah untuk mencegah penutupan, di Gedung Capitol, Washington, 30 September 2021.

Pemungutan suara yang dijanjikan untuk bagian pertama dari proposal RUU Pekerjaan Umum yang didukung secara luas juga akhirnya gagal dilakukan di tengah pembicaraan yang terhenti tentang paket secara keseluruhan yang lebih ambisius. Paket yang lebih kecil itu bernilai $1 triliun.

Kalangan progresif menolak untuk mendukung RUU untuk pembangunan dan perbaikan jalan dan jembatan itu, yang mereka anggap tidak cukup kecuali ada kemajuan dalam rencana Biden yang lebih luas yang merupakan inti dari agenda Partai Demokrat.

Para pemimpin Kongres akhirnya sepakat untuk membatalkan pemungutan suara Kamis malam, dan mengatakan akan bersidang kembali pada hari Jumat. [lt/uh]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Ridwan Mukti sidang

Berita Utama

Jaksa KPK Tuntut Ridwan Mukti dan Istri 10 Tahun Penjara
Pelantikan gusnan

Berita Utama

Lantik Gusnan Jadi Bupati Bengkulu Selatan, Ini Pesan Gubernur Rohidin Mersyah

Berita Utama

SETARA Institute Kecam Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang

Berita Utama

Tanah Longsor di Karo: 5 Tewas, 4 Luka-Luka

Berita Utama

Tentara AS Keluar dari Afghanistan, Perang Terlama AS Berakhir
Kebakaran Israel

Berita Utama

Kisah Kebakaran Hebat di Israel

Berita Utama

Abaikan Wabah COVID-19, Umat Hindu India Rayakan Shravan
Dirwan Mahmud

Berita Utama

BNNP Bengkulu: Bupati Bengkulu Selatan Bersih dari Narkoba