Filipina Jadi Negara Pertama yang Tutup Pasar Keuangan Akibat Corona

Maret 20, 2020
Berita Utama Internasional 0   120 views 0
Filipina

Seorang pria mengenakan masker berdiri di luar gedung Bursa Efek Filipina di kawasan bisnis, di Makati City, Metro Manila, Filipina, 17 Maret 2020. (Foto: Reuters via VOA Indonesia)

Bursa Efek Filipina ditutup hingga waktu yang belum ditentukan pada Selasa (17/3) untuk melindungi para di bursa dari risiko terjangkit virus corona. Ini adalah penutupan pasar keuangan yang pertama di dunia untuk meresponspenyebaran virus corona.

Sementara itu perdagangan valuta asing dan obligasi ditangguhkan.

Langkah itu diambil setelah bursa-bursa efek di berbagai belahan dunia menutup lantai perdagangan atau menghentikan perdagangan setelah penurunan nilai pasar. Ini adalah penghentian tahap pertama.

Pemerintah Filipina menghentikan perdagangan karena alasan kesehatan. Namun, tidak menutup kemungkinan negara lain akan mengikuti langkah itu.

“Mengingat penurunan harga saham dalam kecepatan yang tak terduga, ini sudah mengindikasikan bursa-bursa saham akan ditutup, jika situasi tidak berubah,” kata perusahan riset, Capital Economics, dalam notanya, Selasa (17/3).

Pasar-pasar keuangan dunia ambyar seiring dengan penyebaran pandemic virus corona. Setidaknya $14 triliun nilai pemegang saham hangus. Bahkan aset-aset pelindung, seperti emas, sudah dijual untuk menutup kerugian.[ft/au]

Logo VOA Indonesia

Update Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

92

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

25

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

2

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.