Gianni Infantino
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjalani konferensi pers tentang Video Assistant Referees (VAR), atau Teknologi video tayangan ulang, di Stadion San Nicola, Bari, 2 September 2016 | Foto: Alberto Pizolli/AFP

PROGRES.ID, JAKARTA – Presiden FIFA Gianni Infantino bakal menjagokan Timnas Indonesia pada ajang final Piala AFF 2016. Dukungan itu diungkapkan melalui Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington seperti dikutip dari laman Kompas.com.

Menurut Ade, Infantino memang memiliki perhatian khusus terhadap sepakbola Indonesia. Untuk diketahui, pria asal Swiss itu mengumumkan pencabutan sanksi Indonesia pada 13 Mei 2016 oleh FIFA setelah Indonesia menjalani sanksi selama 1 tahun.

Infantino, kata Ade, mengapresiasi kebangkitan sepakbola Indonesia pada Piala AFF 2016. Menurut Ade, pernyataan Infantino itu diungkap pada acara FIFA Summit di Singapura, Kamis (8/12/2016) atau usai Indonesia memastikan lolos ke final setelah menumbangkan Vietnam pada Rabu (7/12/2016).

“Presiden FIFA memberi ucapan selamat kepada Indonesia yang lolos ke final dan berharap semoga keberuntungan memihak Timnas Indonesia pada laga final,” ungkap Ade.

Ade menjelaskan, Infantino mengaku senang mendapati ada aura kebangkitan sepakbola Indonesia saat melawan Vietnam. Ia melihat pertandingan semifinal itu cukup menghibur.

“Infantino merasa senang sekali melihat gairah pertandingan Piala AFF dan duel Indonesia melawan Vietnam yang sangat menarik serta menghibur. Ap lagi laga itu juga dipenuhi oleh suporter,” terangnya.

Indonesia harus mampu mengalahkan Thailand dalam dua leg pertandingan yang akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada Rabu (14/12/2016), dan di Stadion Rajamanggala, Bangkok pada Sabtu (17/12/2016). Thailand dinilai lawan yang cukup berat karena Timnas Thailand tercatat tak pernah kalah dalam lima pertandingan di ajang Piala AFF dari fase grup hingga semifinal.(pid)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.