Siswa asal Bengkulu FL2SN
Peserta FL2SN yang mewakili Provinsi Bengkulu berhasil menyabet emas dan perak | Foto: Istimewa/PROGRES.ID

PROGRES.ID, MANADO – Dua pelajar asal Provinsi Bengkulu berhasil meraih medali emas dan perak dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2016. Ajang yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikdasmen Kemendikbud) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara ini berlangsung sejak 28 Agustus hingga 3 September 2016.

Pelajar berprestasi tersebut adalah Terre Tiery siswa SMPN 1 Kota Bengkulu yang berhasil menyabet medali emas (juara pertama) dalam lomba Debat Bahasa Indonesia. Sedangkan peraih medali perak (juara dua) cabang lomba cipta cerpen dengan judul “Kaganga Mengunyah Senja” diraih oleh Azzahra Salsabila dari SMPN 1 Kepahiang, Bengkulu.

Susi Andriani Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Kepahiang yang ikut mengawal kontingen asal Bengkulu mengaku bangga bisa medanpingi serta membimbing anak didiknya untuk mengikuti ajang bergengsi bersama 34 provinsi lainya se-Indonesia. Rasa haru dan bahagia terdengar jelas ketika anak didiknya berhasil menuntaskan harapan dan mengharumkan nama Bengkulu

“Terima kasih ucapannya buat kawan2 … Ini prestasi bengkulu, haru dan bahagia bercampur ketika nama mereka disebut diantara 34 provinsi,” tukasnya saat dihubungi Progres.id via Handphone Jumat, (2/9/2016).

Sebanyak 2.945 peserta FLS2N 2016 dari 34 provinsi yang ikut berlaga. Mereka berasal dari  476 siswa Sekolah Dasar (SD), 850 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 510 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 701 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 408 Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK).

Walau tidak semua cabang bisa membawa pulang penghargaan, Susi tetap berharap agar teman teman tidak patah semangat. Baginya, memajukan dunia pendidikan mejadi prioritas. Keberhasilannya saat ini bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, sebaliknya kemenangan ini adalah awal menghidupkan dunia sastra dan seni di sekolah.

“Mempertahankan prestasi ini yang sulit. Namun, saya akan sekuat tenaga memberikan yang terbaik untuk membimbing anak-anak dan memajukan dunia pendidikan,” katanya. (dsy)

Facebook Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.