Home / Berita Utama / Olahraga

Senin, 19 Desember 2016 - 10:11 WIB

Indonesia Kena Sanksi Puluhan Juta Rupiah Akibat Penggunaan Flare Piala AFF 2016

Ilustrasi/ Foto: wikiHow.com

Ilustrasi/ Foto: wikiHow.com

PROGRES.ID, JAKARTA- Indonesia dipastikan mendapat denda dari AFF (Federasi Sepak Bola Asia Tenggara) terkait penggunaan flare di Stadion Pakansari. Padahal, penggunaan flare dalam pertandingan sepak bola dilarang keras oleh FIFA. Pasalnya, asap yang mengepul usai flare dinyalakan mengganggu jalannya pertandingan.
Sekjen PSSI Ade Wellington awalnya mengatakan Indonesia hanya mendapat sanksi ringan dari AFF karena ulah suporter yang menyalakan flare saat Indonesia menjamu Vietnam pada laga pertama semifinal dan Thailand pada laga pertama final di Stadion Pakansari, Cibinong.

Baca Juga |  Diawali Razia Narkoba Picu Pembakaran Lapas, 5 Tewas

“Hanya sanksi kecil. Kalau hukuman pertandingan tidak,” kata Ade singkat ketika ditemui saat penjemputan Timnas Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, seperti dikutip dari CNN Minggu, (18/12/16).

Terkait dengan denda, Indonesia disebut-sebut harus membayar denda sebesar lima ribu dollar AS atau sekitar Rp67 juta.

Baca Juga |  Pokemon Go Resmi Meluncur di Indonesia

“Nah, itu sudah dapat bocoran (jumlah denda),” kata Ade setelah dikonfirmasi oleh wartawan.

Tidak hanya Indonesia, Thailand dan Vietnam juga terkena sanksi yang serupa. Hanya saja, besaran denda belum bisa dipastikan.

“Thailand, Vietnam semuanya kena (sanksi) Flare. Ada sedikit teguran buat kita. Denda juga ada,” kata Ade tanpa menyebut jumlah denda yang diterima Indonesia. (dsy)

Share :

Baca Juga

Bangkok

Berita Utama

Ledakan Bom di Bangkok, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Berita Utama

Aksi Ciuman Massal PNS Nias Selatan Pada Apel ‘Valentine’

Berita Utama

Sempat Rusuh, Bupati, TNI dan Polri Turun, Suasana Kondusif
Jokowi

Berita Utama

Jokowi Akan Bahas Tiga Pilar di KTT G20
Prabowo Sandi

Berita Utama

Soal Ekonomi Negara, Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi
Gedung MPR RI

Berita Utama

Covid-19, Pemilihan Serentak 2020 Ditunda

Berita Utama

Tim Inspektorat 5 Kejagung Kawal Proses Penggeledahan
Joe Biden

Berita Utama

Belum Dilantik, Biden Belum Punya Kewenangan dalam Pemerintahan AS
error: Konten ini dirpoteksi !!