Home / Berita Utama / Internasional

Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:37 WIB

Inggris Sementara Hanya Akan Tampung 5.000 Warga Afghanistan

PROGRES.ID –

Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel, Rabu (18/8), membela skema pemerintahnya. untuk menampung warga Afghanistan yang rentan mencari perlindungan setelah pengambilalihan kekuasaan negara itu oleh Taliban.

Pembelaannya itu muncul setelah pemerintah Inggris mendapat banyak kecaman karena dianggap hanya bersedia menampung dalam jumlah yang jauh lebih kecil dari yang dibutuhkan.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel.

Di bawah skema yang diumumkan, pemerintah berjanji untuk memukimkan 20.000 orang Afghanistan. Tetapi, hanya 5.000 dari jumlah itu, yang dapat ditampung selama tahun pertama.

Priti Patel mengatakan kepada kantor berita Sky News bahwa jumlah orang yang dibawa ke Inggris pada tahun pertama mungkin berlipat ganda menjadi 10.000, karena kategori mereka yang memenuhi syarat sedang diperluas.

Ketika didesak mengapa beberapa negara lain seperti Kanada berjanji untuk menerima 20.000 pengungsi Afghanistan secara sekaligus, Patel mengatakan jumlah itu termasuk staf yang dipekerjakan secara lokal oleh pemerintah Kanada.

Menggambarkan evakuasi sebagai upaya besar, Patel mengatakan tidak ada satupun negara atau pemerintah yang dapat melakukan ini sendirian, dan meminta masyarakat internasional untuk bersatu mengatasinya. [ab/lt]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pesawat Angkut AS Dilarang Beroperasi di Wilayah Udara Afghanistan

Gadget dan Teknologi

Fokus Digital, Edisi Cetak Surat Kabar Inggris The Independent Berakhir
Indonesia Tahan Awak Tanker di Tengah Meningkatnya Perselisihan Internasional Terkait Kapal Pembawa Minyak — BeritaBenar

Berita Utama

Indonesia Tahan Awak Tanker di Tengah Meningkatnya Perselisihan Internasional Terkait Kapal Pembawa Minyak — BeritaBenar

Berita Utama

Gempa Kuat Landa Pulau Kreta di Yunani

Internasional

Utusan AS untuk Perdamaian Afghanistan Kunjungi Pakistan

Berita Utama

Vaksinasi Bagi Difabel dan Ibu Hamil Jadi Prioritas
Rohidin Mersyah

Berita Utama

Gubernur Rohidin Harap Media Jadi Vitamin Pola Pikir Sehat dan Produktif

Berita Utama

Ribuan Demo di Washington, Kota-Kota Lain Terkait Hak Pilih