pubmatic.com, 157566 , DIRECT, 5d62403b186f2ace

Jelang Lebaran, Gubernur Pastikan Bahan Pokok Aman, Kapolda Siapkan 2.000 Personel Kawal Mudik

Rohidin dan forkompimda
Gubernur Rohidin Mersyah bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu saat mengikuti video conference bersama Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit (Foto: Media Center Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memastikan kebutuhan pokok dan Bahan Bakar Minyak (BBM) tersedia dan aman menjelang Lebaran atau Idul Fitri tahun ini. Demikian diungkapkannya usai mengikuti video conference Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Nasional dalam rangka kesiapan menghadapi Idul Fitri tahun 2022 di gedung Comand Center Polda Bengkulu pada Kamis (14/04/2022).

“Berdasarkan pantauan kitadi pasar-pasar, bahan pokok dan BBM akan aman jelang Lebaran ini. Namun demikian Pemprov dan aparat terkait akan tetap mengawal dan mengawasi ketersediaan komoditas bahan pokok dan BBM di lapangan,” ujar Gubernur Rohidin.

Sementara itu Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Agung Wicaksono berujar, untuk mengamankan dan melancarkanarus mudik Lebaran, Polda Bengkulu telah menyiapkan 2.000 personel untuk melaksanakan operasi Ketupat yang akan digelar dari tanggal 28 April – 9 Mei 2022.

Ia juga memastikan tidak ada penyekatan di daerah perbatasan provinsi. Namun, Kepolisian tetap menyediakanpos pengamanan untuk mengawal masyarakat Bengkulu dan sekitarnya yang melaksanakan aktifitas mudik.

Sebelumnya pada video conferense, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Pemerintah telah memperbolehkan masyarakat untuk mudik. Kapolri menyebut akan ada 85 juta orang melakukan perjalanan mudik pada libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1443 H.

Untuk itu, kata Kaplori, Pemerintah harus sudah menyiapkan strategi menekan potensi kerawanan dari sisi keamanan maupun kesehatan. Pasalnya, jika berkaca pada pengalaman tahun 2020 dan 2021, selalu ada lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang.

“Tentunya ini menjadi fenomena yang harus kita persiapkan bagaimana mudik tetap bisa berjalan secara lancar dan aman, namun di sisi lain pandemi COVID-19 yang belum berakhir tetap bisa dikendalikan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.