Home / Berita Utama / Humaniora

Senin, 10 Agustus 2020 - 19:05 WIB

Jokowi Akan Beri Rp 600 Ribu Bagi Pegawai Swasta Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

Nasabah menukarkan uang kertas rupiah pecahan lama ke pecahan baru tahun emisi 2016 di Kantor Perwakilan/ Foto: Republika

Nasabah menukarkan uang kertas rupiah pecahan lama ke pecahan baru tahun emisi 2016 di Kantor Perwakilan/ Foto: Republika

PROGRES.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berencana memberi bantuan kepada pegawai swasta yang memiliki gaji Rp 5 Juta ke bawah. Rencananya bantuan ini akan direalisasikan mulai September 2020 hingga bulan Desember 2020.

Dilansir dari ekonomi.okezone.com, pemberian bantuan itu merupakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Nominal bantuan yang akan diberikan itu sebesar Rp 600 Ribu dan akan dibayarkan per dua bulan.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menuturkan, rencana itu merupakan alternatif membantu masyarakat kelas menengah dan mendorong daya beli masyarakat kembali bangkit.

Baca Juga |  Indonesia & Australia Bahas Pengajuan Bersama Tuan Rumah Piala Dunia 2034

“Masih dibicarakan di internal pemerintah untuk berbagai alternatif kebijakan tambahan yang akan dilakukan,” kata Askolani di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

CNBC Indonesia menulis, bantuan itu akan langsung ditransfer ke rekening bank masing-masing tenaga kerja. BP Jamsostek akan menjadi instansi yang melakukan pembayaran ini.

“(Akan ditransfer) ke rekening masing-masing pekerja, sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan resmi Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (6/8/2020).

Baca Juga |  Presiden Jokowi Umumkan Kanal Youtube Resminya

Erick mengemukakan aturan hukum kebijakan tersebut saat ini dalam tahap finalisasi. Rencananya, kebijakan tersebut akan berlaku pada September 2020. Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat.

“Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini,” imbuh Erick.

Pemerintah menyiapkan total anggaran senilai Rp 31,2 Triliun untuk program ini. Mereka yang akan mendapat bantuan ini adalah mereka yang bekerja di sektor swasta dan terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek.(red)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi gempa BMKG

Berita Utama

Gempa 6,6 SR di Bengkulu Utara Tak Berpotensi Tsunami
Anggota Dewan Pers Agus

Berita Utama

Ingin Berdaulat Digital, Harus Kuasai 3 Hal Ini, Indonesia Baru Punya Satu
Ifan dan dylan sahara

Berita Utama

Belajar dari Ifan Seventeen & Dylan yang Berbeda Pandangan Politik, Tapi Harmonis
OPEC

Berita Utama

Indonesia Kembali Bekukan Keanggotaan OPEC

Berita Utama

Polres Rejang Lebong Amankan Wanita Pemilik 8.300 Pil Koplo dan 500 Pil Trihexyphenidyl
Nissan

Berita Utama

Nissan Berencana Tutup Pabrik di Indonesia dan Spanyol
kelahiran

Berita Utama

Angka Kelahiran Warga Minoritas Muslim di China Anjlok
KApolda Supratman gubernur Rohidin dan Kapolri Tito

Berita Utama

Polda Bengkulu Jadi Tipe A, Gubernur Rohidin Yakin Bisa Dukung Kemajuan Daerah
error: Konten ini dirpoteksi !!