Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 28 September 2021 - 01:06 WIB

Kandidat Kanselir Jerman Komentari Potensi Pemerintahan, Krisis BBM di Inggris

PROGRES.ID –

Salah satu kandidat kanselir Jerman pada hari Senin (27/9) mengomentari masalah di Inggris soal kekurangan bahan bakar yang disebabkan oleh kekurangan pengemudi truk. Dia mengatakan masalah itu merupakan konsekuensi dari Brexit dan kondisi kerja yang buruk.

Olaf Scholz, yang partainya, Partai Sosial Demokrat, berada di posisi teratas dalam pemilihan hari Minggu (26/9), mengatakan Jerman telah bekerja keras untuk meyakinkan Inggris agar tidak meninggalkan Uni Eropa, dan bahwa dia berharap Inggris dapat “mengelola masalah yang muncul akibat perpisahan itu.”

Aturan imigrasi pasca-Brexit berarti warga negara Uni Eropa tidak bisa lagi tinggal dan bekerja dengan bebas visa di Inggris, seperti yang bisa mereka lakukan ketika Inggris masih menjadi anggota blok itu.

Scholz menambahkan bahwa upah dan kondisi kerja yang buruk mungkin juga menjadi akar masalahnya. “Jika orang ingin memutuskan pekerjaan tertentu, mereka ingin tahu apakah itu sesuatu yang sangat baik untuk seumur hidup mereka,” katanya.

Dia menanggapi pertanyaan dari seorang reporter Inggris dalam jumpa pers pascapemilihan di Berlin.

Partai Sosial Demokrat yang dipimpin Scholz dengan tipis mengalahkan partai kanan tengah pimpinan Kanselir Angela Merkel dalam pemilihan parlemen hari Minggu, tetapi apakah dia nantinya menjadi kanselir Jerman tergantung pada hasil pembicaraan koalisi.

Dia mengatakan kepada para wartawan bahwa dia ingin membentuk koalisi pemerintahan baru sebelum Natal jika memungkinkan. [lt/uh]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pengusiran Pejabat PBB oleh Ethiopia ‘Mengkhawatirkan’

Berita Utama

NTB dan NTT Hadapi Bencana Kekeringan

Berita Utama

FDA Perintahkan Setop Penggunaan Obat Ternak “Ivermectin” untuk COVID
Pengibar bendera

Berita Utama

Upacara HUT RI, Paskibraka Asal Bengkulu Rianto Fajriansyah Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih di Istana
Filipina

Berita Utama

Filipina Jadi Negara Pertama yang Tutup Pasar Keuangan Akibat Corona
Pengibar bendera

Berita Utama

Babogi Ikalawang dan Bengkulu yang Catat Sejarah di Paskibraka

Berita Utama

Waspada Baby Blues Pada Ibu Pasca Melahirkan
vespa ekstrem

Berita Utama

Pengemar Vespa Ekstrem Bertemu di Festival Kediri