Home / Berita Utama / Kota Bengkulu

Rabu, 24 Oktober 2018 - 22:29 WIB

Kejari Bengkulu Tahan Mantan Kadis dan Kabid DPKA Kota Bengkulu

Kajari Bengkulu Emilwan saat    diwawancarai jurnalis (Foto: istimewa/PROGRES.ID)

Kajari Bengkulu Emilwan saat diwawancarai jurnalis (Foto: istimewa/PROGRES.ID)

Kajari Bengkulu

Kajari Bengkulu Emilwan saat diwawancarai jurnalis (Foto: istimewa/PROGRES.ID)

PROGRES.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu resmi melakukan penahanan terhadap I-A mantan PPTK sekaligus Kabid Perbendaharaan di DPKA Pemerintah kota Bengkulu.

Tak hanya Ihsan, Kejari juga menahan tiga tersangka lainnya yakni mantan Kepala DPKA Kota Bengkulu M-S, J-T selaku Bendahara serta E-i sebagai Kasi Verifikasi di DPKA Kota Bengkulu.
Kajari Bengkulu Emilwan Ridwan mengatakan, mereka terpaksa ditahan karena telah kita tetapkan sebagai tersangka dan demi kemudahan penyidikan lebih lanjut.
“Yang pasti dari empat saksi ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan langsung kita lakukan penahanan. Para tersangka ini terbukti telah melakukan penyimpangan terhadap Dana Beban Kerja Tahun 2015 lalu,” ungkapĀ  Emilwan.
Empat tersangka ini disangkakan melanggar Peraturan Walikota (Perwal) tahun 2015 karena membagikan dana kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.(hdn)

Share :

Baca Juga

Porwil Sumatera X

Berita Utama

Opening Ceremony Porwil Sumatera X Bengkulu yang Menggelegar
Gedung MPR RI

Berita Utama

Ini 4 Wakil Bengkulu di DPD RI Periode 2019-2024
Lion Air

Berita Utama

Sayap Tabrak Tiang Lampu, Pesawat Lion Air JT 633 Tujuan Bengkulu-Jakarta Batal Berangkat

Berita Utama

Ini 4 Instruksi Menkumham Pascatragedi Pembakaran Lapas Malabero

Berita Utama

Bupati Rejang Lebong: Sambung Rasa Nasional AKKI Diharapkan Menjadi Draf UU Desa
Yasonna Laoly Menkumham

Berita Utama

Ini Jawaban Menkumham Soal Petisi Dukung Gloria Jadi Paskibraka
matahari terbenam

Berita Utama

Tertutup Awan, Warga di Sejumlah Wilayah Gagal Nikmati Gerhana Matahari

Berita Utama

Trump: Terlalu Cepat Tuduh Rusia Retas Pemilu AS
error: Konten ini dirpoteksi !!