Home / Berita Utama / Internasional

Kamis, 2 September 2021 - 13:06 WIB

Korea Utara Tolak Vaksin COVID

PROGRES.ID –

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNICEF, mengatakan Korea Utara telah meminta sekitar 3 juta dosis vaksin COVID-19 buatan China yang dialokasikan untuk negara itu dikirim ke negara-negara yang mengalami wabah parah.

“Kementerian Kesehatan Masyarakat Korea Utara meminta agar 2,97 juta dosis yang ditawarkan COVAX kepada negara itu bisa dialihkan ke negara-negara yang terimbas parah mengingat pasokan global vaksin COVID-19 yang terbatas dan lonjakan kasus yang berulang di beberapa negara,” kata juru bicara UNICEF dalam email kepada VOA, Selasa (1/9).

COVID-19 Vaccine Global Access (COVAX) adalah program distribusi vaksin internasional yang menarget negara-negara berpenghasilan rendah. UNICEF menerima dan mendistribusi vaksin untuk program tersebut.

Korea Utara belum melaporkan kasus COVID-19 sejak pandemi dimulai pada akhir Desember 2019. Dalam laporan terbarunya kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Korea Utara mengatakan telah melakukan tes COVID-19 pada 37.291 orang pada 19 Agustus. Hasilnya, semua negatif.

Meskipun ada skeptisisme yang luas atas angka itu, Korea Utara telah menerapkan langkah-langkah penanganan antivirus yang ketat seperti pembatasan perjalanan domestik dan penutupan perbatasan. [ka/ah]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

PM Baru Malaysia, Pemimpin Oposisi Sepakati Perjanjian Kerjasama

Berita Utama

Aksi Ciuman Massal PNS Nias Selatan Pada Apel ‘Valentine’

Berita Utama

Bantuan Mendesak Diperlukan di Afghanistan
saham

Berita Utama

Imbas Pandemi Corona, Pasar Saham Ambruk dan Banyak Perusahaan Dunia PHK Massal

Berita Utama

AS dan Uni Eropa Teruskan Kesepakatan Global, Pangkas Emisi Metana
nasi kuning

Berita Utama

Nasi Kuning Khas Indonesia Mendunia

Berita Utama

Yatim Piatu Terdampak Pandemi Hadapi Ancaman Eksploitasi

Berita Utama

Ketua Golkar Bengkulu Kurnia Utama Tutup Usia